<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\07516404634\46blogName\75Asosiasi+Logistik+Indonesia\46publishMode\75PUBLISH_MODE_BLOGSPOT\46navbarType\75BLUE\46layoutType\75CLASSIC\46searchRoot\75http://logistik.blogspot.com/search\46blogLocale\75en_US\46v\0752\46homepageUrl\75http://logistik.blogspot.com/\46vt\0751864876647415419858', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Saturday, October 22, 2005

[ALI] [SCM] Mantra Baru Investasi Teknologi Informasi (2)

Mantra Baru Investasi Teknologi Informasi (2)

Ketika Wall Street dan media massa memperlakukannya sebagai dewa industri
teknologi informasi dan para analis seperti Henry Blodget (yang waktu itu
bekerja pada CIBC Oppenheimer) meramalkan bahwa pada akhir 1998 nilai Amazon
bakal menembus angka US$400/saham, misalnya, Bezos tak lupa diri. Lelaki
kecil berambut tipis ini bahkan berkomentar, "Itu, kan, cuma kekayaan di
atas kertas, sama sekali bukan indikasi bahwa aku telah berhasil mengibarkan
perusahaan di puncak sukses jangka panjang." Padahal, baru setahun
diluncurkan di Nasdaq, saat itu kapitalisasi pasar perusahaan yang mencatat
penjualan tahunan US$610 juta tersebut telah meraksasa, mencapai US$24 miliar.

Lalu, ketika semua balik gagang menyerang Amazon yang terus menggelembung
kerugiannya (pada 2000 saja sampai US$1,4 miliar lebih), Bezos juga
menanggapinya dengan kepala dingin. Lelaki yang selalu ceria dan optimistis
ini mengolok diri sendiri yang begitu cepat ganti status dari pahlawan jadi
paria dunia Internet. Selebihnya, ia tetap mantap dengan strategi bisnisnya
untuk cepat tumbuh bongsor.

Bezos amat sadar, lahan bisnis e-tailer hanya dapat menampung segelintir
pemain besar. Sebab itu, ia ingin cepat menjenuhi pasar. "Kalau harus pilih
antara mengoptimalkan penampakan bisnis menurut hitungan GAAP (generally
accepted accounting principles) dan memaksimalkan the present value of
future cash flows," Bezos selalu mengutip prinsip yang disampaikannya pada
Laporan Tahunan Amazon yang pertama, 1997, ini dalam laporan tahunan
selanjutnya, "saya akan pilih cash flows."

Tekadnya untuk membangun perusahaan beneran inilah -- bukan sekadar
fundamental bisnis yang artifisial -- yang membuat Bezos tak segan menebar
miliaran dolar buat membangun enam pusat distribusi di seluruh Amerika dan
menyempurnakan situs Amazon.com. Belanja barang modal Amazon.com memang
tinggi, pada 2000 saja masih 10% lebih dari pendapatan total. Tetapi,
sekarang Bezos sudah mulai memetik hasilnya.

Pada 2002, belanja barang modal Amazon.com sudah bisa ditekan sampai tinggal
1% dari pendapatan total (sebagai pembanding, belanja barang modal Wal-Mart
mencapai 4% dari pendapatan total). Dan, yang lebih menggembirakan, pada
2002 mereka telah mulai membukukan arus kas positif, bahkan laba. Dalam hal
pendapatan, walau masih jauh untuk menyalip Wal-Mart sebagai peritel
terakbar di planet bumi, pendapatan Amazon,com sudah jauh meninggalkan
kampiun dunia maya lain, termasuk Yahoo dan eBay.

Pada 2001 pernah bertiup kabar bahwa Amazon.com akan melakukan kerja sama
dengan Wal-Mart. Sayangnya, sampai saat ini aliansi kampiun ritel brick and
click dengan brick and mortar yang dipercaya para analis bakal saling
menguntungkan itu masih tinggal isyu.

Kenyataan bahwa Wal-Mart mampu memanfaatkan TI untuk bisnis ritel
tradisionalnya namun tak kunjung berhasil membukukan sukses di dunia maya
mungkin terdengar aneh. Kenyataan inilah, ditambah daftar kegagalan para
kampiun ritel lain seperti Toy `R` Us menaklukkan dunia maya, yang mungkin
membuat para analis yakin bahwa tak bakal ada lagi e-tailer pendatang baru
yang bisa berkibar. Salah satu musababnya, itu tadi, seperti yang telah
disadari Bezos sejak awal: Dunia maya hanya menyediakan tempat sangat
terbatas buat para e-tailer.

Saat ini jelas terlihat bahwa yang paling menikmati buah revolusi TI
bukanlah industri yang glamor seperti dotcom dan telekomunikasi, melainkan
sektor bisnis yang biasa-biasa, terutama ritel tradisional yang didominasi
oleh Wal-Mart. Atau, boleh jadi, Wal-Mart inilah yang membuat kalangan
department stores Amerika mampu membukukan peningkatan produktivitas sampai
6% pada 1995-2000 -- jauh di atas sektor manufaktur (4,1%), perbankan
komersial (2,6%), transportasi (2,4%), dan keseluruhan sektor di Negeri
Paman Sam (2,3%).

Wal-Mart memang luar biasa. Hanya dalam tempo 40 tahun sejak didirikan,
peritel yang bermarkas di Bentoville, Arkansas, telah memiliki 4.375 toko di
sembilan negara dan terus tumbuh pesat. Pada Maret 2002, dengan penjualan
US$220 miliar, mereka merebut posisi perusahaan terbesar di planet bumi dari
tangan Exxon-Mobil dan General Motors. Tertarik oleh harga murah, setiap
minggu 100 juta pelanggan membanjiri supercenter Wal-Mart yang ekstra-besar
buat beli segala macam barang, dari pakaian hingga obat-obatan; melakukan
aktivitas perbankan; mengecek mata; atau ganti oli mobil.

Harga murah yang ditawarkan Wal-Mart membuat rantai pertokoan yang didirikan
Sam Walton ini diakui sebagai kekuatan yang menekan inflasi di Meksiko,
membuat biaya hidup lebih terjangkau di Inggris, dan memicu revolusi sistem
distribusi di Cina. Di Jepang, ketika raksasa ritel ini mengumumkan akuisisi
6% saham Seiyu, nilai saham samurai ritel ke-5 terbesar tersebut langsung
meroket 60% di pasar modal Tokyo.

"Seakan Gunung Fuji meletus," ujar Takayuki Suzuki, analis pada Merrill
Lynch. "Dan kalau gunung raksasa begini meletus, pasti diikuti gempa bumi
besar. Dalam hal ini, para peritel Jepang di seluruh negeri langsung
melakukan restrukturisasi dan sekarang secara aktif melakukan negosiasi buat
menggandeng mitra internasional."

Di negerinya sendiri, penelitian oleh McKinsey & Co. menemukan, Wal-Mart
adalah faktor terbesar di balik lompatan kuantum produktivitas Amerika
Serikat pada 1990-an. "Lebih dari separuh peningkatan produktivitas di
bisnis ritel barang umum dapat diketengahkan hanya dengan dua silabel:
Wal-Mart," tulis analis McKinsey, Bradford Johnson, dalam laporannya.

Nah, apa yang membuat Wal-Mart demikian sakti?

Wal-Mart dikenal agresif memanfaatkan leverage-nya terhadap pemasok dan
sangat anti-serikat pekerja dalam upayanya menekan biaya. Tetapi, yang
membuat kampiun ritel ini demikian produktif adalah kemampuannya
memanfaatkan teknologi. Bangunan terbesar di markas Wal-Mart di Bentoville
adalah computer center dengan mainframe yang konon menyimpan data tiga kali
lebih banyak ketimbang data Internal Revenue Service (IRS), kantor pajak
Amerika Serikat yang terkenal memiliki data finansial lengkap seluruh
penduduk Negeri Paman Sam itu.

Wal-Mart adalah peritel pertama yang memanfaatkan komunikasi satelit buat
menghubungkan rantai pertokoannya dengan para pemasok, sehingga seluruh
pemasoknya dapat memantau penjualan detik demi detik secara real time untuk
mengirimkan barang baru begitu stok diambil dari rak toko. "Wal-Mart punya
kapabilitas sistem yang luar biasa -- beberapa proprietary -- dan mereka
tahu benar bagaimana menggunakan data yang dimiliki," ujar Dan Binder,
senior vice president Morgan Stanley di New York. "Mereka melakukan banyak
pernik kecil secara benar."

Perbaikan kecil yang banyak inilah yang membuat revolusi TI berjalan ke arah
yang tak disangka. Dulu para pakar TI Silicon Valley yakin bahwa kemajuan
pesat TI akan menyebabkan "destruksi kreatif" terhadap kapitalisme, yang
menghancurkan hubungan tradisional antara bisnis, para pemasok, dan konsumen
mereka. Sejak awal, Wal-Mart justru melakukan pendekatan sebaliknya: Kampiun
ritel ini melakukan apa yang disebut Jeffrey Sonnefeld, pembantu dekan pada
Yale School of Management, sebagai creeping but profound incrementalism.

Pendekatan Wal-Mart ini terlihat dari sang kampiun ritel mempererat ikatan
dengan para pemasok terbesar, pelatihan silang agar SDM mereka bisa
menangani berbagai bagian, dan peningkatan seni marketing untuk mendahulukan
barang yang memberikan margin tinggi. Dengan strateginya ini, Wal-Mart
berhasil mencetak penjualan per karyawan tertinggi di industri ritel. Daya
saing yang tak tertandingi inilah melahirkan apa yang disebut sebagai Efek
Wal-Mart yang mengguncangkan dunia itu.

Bahkan di Cina, menyediakan 85% barang yang dijajakan dari 14.000 pemasok
domestik, Wal-Mart dapat menumbangkan barisan peritel lokal, Xiaomaibu, yang
telah mengakar dalam masyarakat Negeri Tirai Bambu yang sangat tradisional
itu. "Kami dapat membeli segalanya di sini -- bahan makanan, pakaian,
makanan matang," tutur Ma Jing, wanita pengusaha berusia 30 tahun.
"Pilihannya bagus-bagus, tempatnya bersih, dan anak-anak bisa berlarian
untuk melihat mainan."

Lebih dari itu, Wal-Mart mengubah sistem belanja. Dengan pembeliannya yang
luar biasa besar, kampiun ritel ini memaksa industri grosir Cina yang
dikuasai BUMN yang biasa tak hirau dengan barang dagangannya untuk
meningkatkan diri. Kalau para BUMN tersebut tak bisa memenuhi standar yang
diprasyaratkan, Wal-Mart dengan gampang beralih ke pemasok lain. Sementara
itu, peritel lokal seperti Shanghai Lianghua juga dipaksa untuk memberikan
pelayanan yang lebih baik.

Kalau Wal-Mart.com tidak memberikan hasil yang diharapkan, bahkan di Amerika
Serikat, itu karena e-tailer membutuhkan keandalan dasar yang berbeda. Buat
para pendatang baru, biaya promosi yang diperlukan agar bisnis online mereka
dikenal saja sudah menjadi kendala tersendiri. Dengan demikian, kalau
inisiatif Web yang dilakukan tidak terkait langsung dengan tujuan inti
bisnis, yang terjadi adalah pemborosan.

Para petinggi bisnis, ujar Tim Byrne, vice president Mercer Management
Consulting, "Kini telah kembali mempertimbangkan dua hal: Apa alasan
strategis insiatif Web yang diluncurkan, dan bagaimana return on
investments-nya." Artinya, para eksekutif di bidang TI atau e-business
sekarang tak bisa lagi mengabaikan perhitungan potensi manfaat dari
kebijakan TI. Mereka harus memberikan hitungan ROI yang masuk akal untuk
meyakinkan bos.

Simak saja pengalaman Jonathan Wharton ketika Sucor Energy Inc. ini
membangun portal Web korporat untuk membantu 4.000 karyawan perusahaan
energi dari Kanada tersebut agar dapat memeroleh informasi dan berkomunikasi
lebih baik. Walau telah menerima estimasi ROI dari vendor TI-nya, Plumtree
Software Inc., bahwa investasi US$1 juta bakal memberikan return US$13 juta,
Wharton yang manajer e-business itu tetap melakukan perhitungan sendiri yang
lebih prudent. Dengan memangkas potensi gains US$10 juta dan beberapa item
keuntungan lain, ia menghadap atasannya dengan return yang lebih
konservatif: US$2 juta.
Contoh lain adalah ketika Polly Foote hendak menggunakan perangkat lunak
manajemen SDM dari PeopleSoft Inc. Sang vendor memperkirakan perusahaan
distributor pipa tempat Foote bekerja, Ferguson Enterprise Inc., bakal
menikmati ROI hingga 400% untuk investasi selama lima tahun. "Rasanya tak
dapat dipercaya," ujarnya. Maka ia lalu menghabiskan waktu dua minggu untuk
menghitung sendiri. Menemukan internal rate of return cukup tinggi, 77%,
Foote dapat meyakinkan bosnya untuk menggunakan perangkat lunak yang ditawarkan.

Raksasa industri sekaliber Nestle pun -- yang pada 1999 saja memiliki 509
pabrik di 83 negara -- melakukan perhitungan yang masak sebelum mengucurkan
US$1,8 miliar untuk mengibarkan diri dalam jajaran Web-smart elite dunia,
pada 2000. Sebagai langkah awal, kampiun industri makanan yang telah
malang-melintang selama 134 tahun ini masuk dunia maya, sehingga 230.000
karyawannya yang tersebar di seluruh dunia dapat memiliki akses informasi
yang lebih baik. Dengan sistem ini, Nestle dapat mempercepat laporan
keuangannya yang sangat kompleks sampai satu bulan dan, untuk pertama kali,
mengetahui pasti berapa yang dibeli dari pemasok mana. Arus informasi yang
lebih cepat juga membuat mereka mampu mendeteksi dengan cepat unit bisnis
mana yang kinerjanya tertinggal sehingga bisa cepat melakukan respons.

Dalam tempo tak sampai setahun, investasi TI Nestle telah memangkas biaya
sampai US$1,6 miliar dan, sampai 2003, diharapkan menghemat US$1,4 miliar
lagi. Keberhasilan ini membuat laba bersih mereka meroket 35% menjadi US$1,7
miliar pada 2000 dan margin bersih melejit dari 6,2% menjadi 7,2%.
Buntutnya, pada 2000 itu, saham Nestle melonjak 30%, menembus angka US$2.100.
"Brabeck telah membawa Nestle memasuki abad ke-21," ujar John Keele. Brabeck
yang dimaksud analis BNP Paribas di London ini adalah Peter
Brabeck-Letmathe, CEO Nestle.

Bagaimana dengan para raksasa bisnis lain yang telah menebar investasi TI
yang besar tetapi salah arah? Mereka, semisal Citicorp, tak segan mengubah
orientasi TI-nya ke arah yang lebih realistis.

Di balik mantra baru -- teknologi informasi mendongkrak efisiensi -- memang
tersembunyi tuntutan bagi kalangan bisnis untuk bersikap realistis. Mereka
harus mengarahkan investasi TI-nya ke bidang yang terkait langsung dengan
bisnis inti. Lebih dari itu, mereka harus mau melakukan perhitungan ROI
sendiri sehingga yakin bahwa hasilnya betul-betul masuk akal.

Periset: Atang Windarto

Sumber : Swa


================================================================
Indonesian Production and  Operations Management Society (IPOMS).
http://www.ipoms.or.id
=================================================================



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance course Business finance class Business finance degree online
Business finance schools Business finances Business finance start up


YAHOO! GROUPS LINKS




Google

RE: [ALI] Ngabuburit menjadi Jumat 28 Okt

Halo Danan. apa kabar nich.! Dasar milih tempat itu karena deket rumahmu
ya...
Mending di Sindang Reret aja Danan... lebih enak dan lebih lama nunggu
makanannya... (maklum RM Sunda.. hihihi)...


Salam
Kang Didi Teguh Pribadi ... tea,,,

-----Original Message-----
From: indo_logistician@yahoogroups.com
[mailto:indo_logistician@yahoogroups.com] On Behalf Of Danan Anbiyaa
Sent: Friday, October 21, 2005 5:35 PM
To: indo_logistician@yahoogroups.com
Subject: Re: [ALI] Ngabuburit menjadi Jumat 28 Okt

Dear rekans,

sekedar usul utk acara tsb tgl 28/10 nanti :

1. tempat: foodcourt MTC (Metro Trade Center) Jl. S-Hatta.
    suasana Ok, luas, semi-outdoor, pilihan makanan ckp variatif.

2. agenda:
a). buka puasa bersama/makan + ramah tamah;
b). penyusunan draft utk next event (jika memang perlu).

tks & rgds,
Danan

Edward <logistikbdg@cni.co.id> wrote:
kira-kira acaranya sd jam berapa?
bagaimana kalau nyobain tempat baru Hartz Chicken di Sukajadi atas
(resto
all u can eat)

-------Original Message-------

From: indo_logistician@yahoogroups.com
Date: 10/20/05 15:05:16
To: indo_logistician@yahoogroups.com
Subject: [ALI] Ngabuburit menjadi Jumat 28 Okt

Rekan2 ALI,

Karena hingga hari ini belum banyak rekan2 ALI yang menyatakan akan
datang pada acara "Ngabuburit", maka acara ditunda menjadi:

hari/tgl:
Jumat, 28 Oktober 2005

waktu:
pkl. 16.30-selesai

tempat:
Rumah makan "Sindang Reret"
Jl Surapati Bandung

Kita harapkan "Ngabuburit" menjadi sarana silaturahmi anggota ALI di
Bandung dan langkah awal kegiatan2 kita di bidang logistik/SCM,
khususnya di kota Bandung.

Bagi rekan2 ALI yang berminat hadir, silakan email ke
bambang@widyatama.ac.id

Salam
- s t i j -
           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 
           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 

[Non-text portions of this message have been removed]




Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"

Yahoo! Groups Links







!DSPAM:4358b609120032432827381!



[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




YAHOO! GROUPS LINKS




Google

[ALI] Izin Penggunaan Jetty

Dear ALI'

Mohon bantuannya mungkin ada yang tau badan/perusahaa apa yang
mempunyai legalitas untuk melakukan survey atas kelayakan sebuah
Jetty, serta perizinan apa saja yang harus dimiliki oleh pemilik jetty.

Thanks,


Syamsul H





Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance course Business finance class Business finance degree online
Business finance schools Business finances Business finance start up


YAHOO! GROUPS LINKS




Google

[ALI] Mencari mobil 4WD Taft Hiline GTL (family wagon)

Rekan rekan milist,
Untuk memenuhi kebutuhan site operation, Perusahaan kami sedang mencari beberapa mobil 4WD Daihatsu Taft Hiline GTL (family wagon) mfg tahun 2001/2002 untuk dibeli atau disewa.
Jika punya info, mohon bantuannya untuk menginformasikan kepada saya melalui email : yayat_ate@yahoo.com atau Hp 0813 19592630
Thank's untuk infonya.

Regards

Yayat

           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 

[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance course Business finance class Business finance degree online
Business finance schools Business finances Business finance start up


YAHOO! GROUPS LINKS




Google

[ALI] Mencari mobil 4WD Taft Hiline GTL (family wagon)

Rekan rekan milist,
Untuk memenuhi kebutuhan site operation, Perusahaan kami sedang mencari beberapa mobil 4WD Daihatsu Taft Hiline GTL (family wagon) mfg tahun 2001/2002 untuk dibeli atau disewa.
Jika punya info, mohon bantuannya untuk menginformasikan kepada saya melalui email : yayat_ate@yahoo.com atau Hp 0813 19592630
Thank's untuk infonya.

Regards

Yayat


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance course Business finance class Business finance degree online
Business finance schools Business finances Business finance start up


YAHOO! GROUPS LINKS




Google

Re: [ALI] Ngabuburit menjadi Jumat 28 Okt

Allow temen temin.... yg bener kita ngabuburitnya dimana?

Ada yg minta di MTC, ada di Hart Kit n Sindang Reret... Bisa bisa pada kabuuuuuur jadinya bukan ngabuburit....

Ayoooo....siapa pengen jadi koordinator???
Jadi satu yg tentuin n undang semua ALIers Bandung....
(sukur-sukur mau ntraktir ALIers semua....he..he..he...)

Mbak Chrissa mau bantuin ???


Tks.
Arie

Danan Anbiyaa <sundanan@yahoo.com> wrote:
Dear rekans,

sekedar usul utk acara tsb tgl 28/10 nanti :

1. tempat: foodcourt MTC (Metro Trade Center) Jl. S-Hatta.
    suasana Ok, luas, semi-outdoor, pilihan makanan ckp variatif.

2. agenda:
a). buka puasa bersama/makan + ramah tamah;
b). penyusunan draft utk next event (jika memang perlu).

tks & rgds,
Danan

Edward <logistikbdg@cni.co.id> wrote:
kira-kira acaranya sd jam berapa?
bagaimana kalau nyobain tempat baru Hartz Chicken di Sukajadi atas (resto
all u can eat)

-------Original Message-------

From: indo_logistician@yahoogroups.com
Date: 10/20/05 15:05:16
To: indo_logistician@yahoogroups.com
Subject: [ALI] Ngabuburit menjadi Jumat 28 Okt

Rekan2 ALI,

Karena hingga hari ini belum banyak rekan2 ALI yang menyatakan akan datang pada acara "Ngabuburit", maka acara ditunda menjadi:

hari/tgl:
Jumat, 28 Oktober 2005

waktu:
pkl. 16.30-selesai

tempat:
Rumah makan "Sindang Reret"
Jl Surapati Bandung

Kita harapkan "Ngabuburit" menjadi sarana silaturahmi anggota ALI di Bandung dan langkah awal kegiatan2 kita di bidang logistik/SCM, khususnya di kota Bandung.

Bagi rekan2 ALI yang berminat hadir, silakan email ke bambang@widyatama.ac.id

Salam
- s t i j -
           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 
           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 

[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance training Supply chain logistics management Business finance course Business finance online course Business finance class Business finance degree online

---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS


    Visit your group "indo_logistician" on the web.
 
    To unsubscribe from this group, send an email to:
indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com
 
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


---------------------------------



Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




YAHOO! GROUPS LINKS




Google

RE: [ALI] THC turun bro...

Alliers

Attached KOMPAS NEWS Today. Oct-22-2005

1. Thc to be Usd 95/Teu
2. B-L fee to Be Rp 100.000 per shipment.

This is most Confirmed apply from Nov-01 Onboard date.

B.rgds

Devisal
Sales And Marketing Manager
Pt. Worldtrans Indopersada
Telp : 021-6540401
fax  : 021-6540406
Mobile : 0816-809066
Email:Devisal@worldtrans.co.id
website : http//www.worldtrans.com.hk


-----Original Message-----
From: Tedy Arief Susila [mailto:sales02@tangguhlogistics.com]
Sent: Saturday, October 22, 2005 10:46 AM
To: indo_logistician@yahoogroups.com
Subject: [ALI] THC turun bro...

Alhamdulillah..........
Biaya THC Diturunkan Menjadi 95 Dollar AS


Jakarta, Kompas - Pemerintah akhirnya menetapkan total biaya penanganan peti
kemas (terminal handling charge/THC) untuk ukuran 20 kaki yang dipungut
pengelola pelabuhan dan pelayaran asing diturunkan menjadi 95 dollar AS
sebelumnya 150 dollar AS. Dengan demikian, biaya tinggi yang bisa dipangkas
dari penanganan enam juta boks sekitar 330 juta dollar AS.

Keputusan ini kami ambil atas dasar kepentingan nasional. Pihak yang merasa
kehilangan pendapatannya pasti tidak setuju. Tetapi, kita berbicara demi
kepentingan yang lebih besar, kata Menteri Perhubungan Hatta Rajasa seusai
rapat koordinasi terbatas tentang penetapan biaya penanganan peti kemas,
Jumat (21/10) di Jakarta.

Hadir dalam rapat tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Aburizal
Bakrie, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, dan Menteri Perindustrian
Andung Nitimihardja.

Hatta yang merupakan Ketua Pelaksana Harian Pembahasan Biaya Peti Kemas
mengatakan, pemerintah juga memutuskan pembayaran bill of lading (BL) atau
surat muatan yang sebelumnya dibayar dengan mata uang dollar AS diubah
dengan menggunakan mata uang rupiah. Besarannya pun kami turunkan. Jika
sebelumnya pembayaran BL 40 dollar AS, sekarang cukup Rp 100.000, ujar
Hatta.

Angka 95 dollar AS itu, lanjut Hatta, merupakan batas tertinggi untuk total
THC yang terdiri dari biaya penanganan peti kemas yang dipungut pengelola
pelabuhan (CHC) dan biaya tambahannya (surcharge). Soal komposisi besaran
biaya kedua item tersebut akan kami bicarakan dengan operator, apakah
perbandingan CHC dan surcharge-nya 70:25 atau 80:15. Tetapi, yang penting
adalah keputusan 95 dollar AS untuk THC, kata Hatta.

Andung Nitimihardja menyebutkan, penurunan THC sebesar 55 dollar AS akan
mendorong ekspor yang dapat menggaji 250.000 pekerja. Itu saja sudah
membantu. Mudah-mudahan sinyalemen tentang PHK (pemutusan hubungan kerja
Red) satu juta orang tak terjadi, katanya.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia Benny Soetrisno menyebutkan,
setiap penghematan sebesar 100 dollar AS dari biaya THC dapat dimanfaatkan
untuk mempertahankan seorang buruh per bulan. Dengan demikian, jika ada enam
juta TEUs (twenty-feet equivalent units) per tahun atau 500.000 TEUs per
bulan, itu berarti ada 250.000 buruh yang dapat diselamatkan setiap
bulannya.

Kebijakan THC ini cukup baik. Kami harap ketentuan ini bisa diterapkan per 1
November, kata Benny.

Menurut Benny, pemerintah harus menindaklanjuti keputusan itu dengan
penunjukan auditor independen untuk mengaudit semua alur biaya
kepelabuhanan. Ia juga mengatakan, pihaknya telah mengimbau anggota API
untuk membayar THC yang memiliki faktur pajak.

Ketua Bidang Kepelabuhanan dan Kepabeanan Dewan Pemakai Jasa Angkutan
Indonesia (Depalindo) Toto Dirgantoro mengatakan, pihak Depalindo segera
mengingatkan seluruh eksportir untuk tidak membayar THC yang melebihi 95
dollar AS. (OIN/FER/OTW)




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get
fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/kGEolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri
logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"

Yahoo! Groups Links








[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance course Business finance class Business finance degree online
Business finance schools Business finances Business finance start up


YAHOO! GROUPS LINKS




Google

[ALI] THC turun bro...

Alhamdulillah..........
Biaya THC Diturunkan Menjadi 95 Dollar AS


Jakarta, Kompas - Pemerintah akhirnya menetapkan total biaya penanganan peti kemas (terminal handling charge/THC) untuk ukuran 20 kaki yang dipungut pengelola pelabuhan dan pelayaran asing diturunkan menjadi 95 dollar AS sebelumnya 150 dollar AS. Dengan demikian, biaya tinggi yang bisa dipangkas dari penanganan enam juta boks sekitar 330 juta dollar AS.

Keputusan ini kami ambil atas dasar kepentingan nasional. Pihak yang merasa kehilangan pendapatannya pasti tidak setuju. Tetapi, kita berbicara demi kepentingan yang lebih besar, kata Menteri Perhubungan Hatta Rajasa seusai rapat koordinasi terbatas tentang penetapan biaya penanganan peti kemas, Jumat (21/10) di Jakarta.

Hadir dalam rapat tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Aburizal Bakrie, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, dan Menteri Perindustrian Andung Nitimihardja.

Hatta yang merupakan Ketua Pelaksana Harian Pembahasan Biaya Peti Kemas mengatakan, pemerintah juga memutuskan pembayaran bill of lading (BL) atau surat muatan yang sebelumnya dibayar dengan mata uang dollar AS diubah dengan menggunakan mata uang rupiah. Besarannya pun kami turunkan. Jika sebelumnya pembayaran BL 40 dollar AS, sekarang cukup Rp 100.000, ujar Hatta.

Angka 95 dollar AS itu, lanjut Hatta, merupakan batas tertinggi untuk total THC yang terdiri dari biaya penanganan peti kemas yang dipungut pengelola pelabuhan (CHC) dan biaya tambahannya (surcharge). Soal komposisi besaran biaya kedua item tersebut akan kami bicarakan dengan operator, apakah perbandingan CHC dan surcharge-nya 70:25 atau 80:15. Tetapi, yang penting adalah keputusan 95 dollar AS untuk THC, kata Hatta.

Andung Nitimihardja menyebutkan, penurunan THC sebesar 55 dollar AS akan mendorong ekspor yang dapat menggaji 250.000 pekerja. Itu saja sudah membantu. Mudah-mudahan sinyalemen tentang PHK (pemutusan hubungan kerja Red) satu juta orang tak terjadi, katanya.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia Benny Soetrisno menyebutkan, setiap penghematan sebesar 100 dollar AS dari biaya THC dapat dimanfaatkan untuk mempertahankan seorang buruh per bulan. Dengan demikian, jika ada enam juta TEUs (twenty-feet equivalent units) per tahun atau 500.000 TEUs per bulan, itu berarti ada 250.000 buruh yang dapat diselamatkan setiap bulannya.

Kebijakan THC ini cukup baik. Kami harap ketentuan ini bisa diterapkan per 1 November, kata Benny.

Menurut Benny, pemerintah harus menindaklanjuti keputusan itu dengan penunjukan auditor independen untuk mengaudit semua alur biaya kepelabuhanan. Ia juga mengatakan, pihaknya telah mengimbau anggota API untuk membayar THC yang memiliki faktur pajak.

Ketua Bidang Kepelabuhanan dan Kepabeanan Dewan Pemakai Jasa Angkutan Indonesia (Depalindo) Toto Dirgantoro mengatakan, pihak Depalindo segera mengingatkan seluruh eksportir untuk tidak membayar THC yang melebihi 95 dollar AS. (OIN/FER/OTW)




[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance course Business finance class Business finance degree online
Business finance schools Business finances Business finance start up


YAHOO! GROUPS LINKS




Google

Friday, October 21, 2005

Re: [ALI] Ngabuburit menjadi Jumat 28 Okt

Dear rekans,

sekedar usul utk acara tsb tgl 28/10 nanti :

1. tempat: foodcourt MTC (Metro Trade Center) Jl. S-Hatta.
    suasana Ok, luas, semi-outdoor, pilihan makanan ckp variatif.

2. agenda:
a). buka puasa bersama/makan + ramah tamah;
b). penyusunan draft utk next event (jika memang perlu).

tks & rgds,
Danan

Edward <logistikbdg@cni.co.id> wrote:
kira-kira acaranya sd jam berapa?
bagaimana kalau nyobain tempat baru Hartz Chicken di Sukajadi atas (resto
all u can eat)

-------Original Message-------

From: indo_logistician@yahoogroups.com
Date: 10/20/05 15:05:16
To: indo_logistician@yahoogroups.com
Subject: [ALI] Ngabuburit menjadi Jumat 28 Okt

Rekan2 ALI,

Karena hingga hari ini belum banyak rekan2 ALI yang menyatakan akan datang pada acara "Ngabuburit", maka acara ditunda menjadi:

hari/tgl:
Jumat, 28 Oktober 2005

waktu:
pkl. 16.30-selesai

tempat:
Rumah makan "Sindang Reret"
Jl Surapati Bandung

Kita harapkan "Ngabuburit" menjadi sarana silaturahmi anggota ALI di Bandung dan langkah awal kegiatan2 kita di bidang logistik/SCM, khususnya di kota Bandung.

Bagi rekan2 ALI yang berminat hadir, silakan email ke bambang@widyatama.ac.id

Salam
- s t i j -
           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 
           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 

[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




YAHOO! GROUPS LINKS




Google

[ALI] [INFO] The SCOR Model Implementation Workshop, Special Price for Registration before Nov 2, 2005

Rekan-rekan,

Asosiasi Logistik Indonesia is proud to present:

The SCOR Model Implementation Workshop


WHY THIS WORKSHOP?

The SCOR Model was first introduced to the industry more than five years ago
and has very quickly become a de facto standard for supply chain design and
adopted for implementation by many Fortune 500 companies globally. While the
Model itself (now at Version 7.0) has achieved some stability in terms of
its content and depth, what has been missing is a simple, yet comprehensive
methodology that will maximize the knowledge base that is contained in
itself.

Like any business process reengineering effort, the task can be very
daunting as it involves an enterprise-level undertaking often involving
cross-functional involvement that spans not only the internal departments of
an enterprise, but also the external parties like suppliers, service
providers, customers, etc. In short, it is an effort that has far-reaching
impact not only on the enterprise itself but also on its partners and
customers. Hence, it becomes very critical that the implementation process
from pre-planning right through execution is well understood and practiced.

The workshop details the SCOR-model with particular emphasis on metrics,
reviews implementation strategy and methodology, and uses a business case
study to provide attendees with actual practice. Attendees will be able to
gain the following benefits:

. Understand how to develop and use the SCOR Model that is adopted by many
Fortune 500 companies worldwide in order to improve your company's supply
chain operations.

. Build your own metrics and learn how to calculate ROI and perform
justification for a logistics or supply chain investment, as well as how to
integrate your benchmark result back into your operations.

. Link business objectives to Logistics & Supply Chain configuration and
performance

. How to define supply chain improvement opportunities based on SCOR
benchmarking results

. Measure and track your company's supply chain management improvements


COURSE HIGHLIGHTS

Day One
. Supply Chain Overview - Designing & Crafting the Right Supply Chain
Strategy
. The SCOR Model Overview

Day Two
. Model Detail & Structure
. Understanding SCOR Metrics & Best Practices
. Mapping Your Supply Chain Using the SCOR Model


Day Three
. Understanding & Applying the SCOR Project Road Map
. Building the Foundation - Ensuring Organizational Support
. Putting Together the Business Context Document & The Project Charter
. Analyzing the Basis of Competition
. Defining the metrics and setting benchmarks
. Constructing the Gap Analysis

Day Four
. Designing the Material Flow
. Validating the gap analysis
. Disconnect and Opportunity Analysis
. Initiating the To Be material & Information flows

Day Five
. How to conduct the Baseline Business Blueprint
. TO Be Productivity Improvement
. How to conduct the ROI Analysis

Certificate of Attendance will be awarded to all participants who have
successfully completed this course in their group


WHO SHOULD ATTEND

This course is designed for Supply Chain Managers, Logistics Managers,
Supervisors, IT Managers, Financial Controllers, Third Party Logistics
Providers, Import/Export Firms and Consultants who are involved in providing
and developing strategies for company supply chains.


TRAINING LEADER & FACILITATOR

Ramlee Ibrahim, Ph.D, CIRM

Dr. Ramlee has over two decades of industry experience in shipping,
manufacturing, retail and technology. He has strong domain knowledge of
logistics, materials management, procurement and fulfillment. Prior to
founding his own practice, Ramlee was Chief Operating Officer at SNT Group
of Companies and is currently an Executive Advisor to the group. His other
previous experience includes senior positions at Vsource Inc, Modus Media
International, FJ Benjamin Ltd, ICI Specialties, Union Carbide, and Neptune
Orient Lines.

He has also worked with industry leaders such as Dell, Microsoft, 3Com,
Intuit, Sun Microsystems, Malaysian Newsprint Industries, POS Malaysia,
Network Appliance Inc., Singapore Airlines, and others in implementing SCM
and SCOR.

Ramlee is a frequent speaker at industry conferences and is often a features
speaker at executive seminars. He holds a Ph.D from Rice University and he
is Certified in Industrial Resource Management from APICS. He is also a
founding member of the South East Asia Chapter of the Supply Chain Council
and currently serves in the Chapter's board.

PARTICIPANT FEE:
Public participant: Rp. 10.000.000,-/person
Member of ALI or Group min. 3 person: Rp. 9.200.000,-/person
Early bird (registration and payment before Nov 2, 2005): Rp.
9.000.000,-/person

TIME & VENUE
December 12 - 16, 2005
IPMI Business School
Jl. Rawajati 1, Kalibata


INFORMATION & REGISTRATION

For further information, please contact :
Chrissa Nurhayati
ALI Secretariat
Phone: 021 - 521 0294, 9278 7097
Email: chrissa@ali.web.id


Registration and seat confirmation only upon receipt of registration form
and full payment by 2 December 2005. Walk in participants will not be
entertained. Cancelation before the 25% from administration fee.






[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance training Supply chain logistics management Business finance course
Business finance online course Business finance class Business finance degree online


YAHOO! GROUPS LINKS




Google

[ALI] Tarif THC turun

Rekan-rekan,

Menurut berita menhub akan menerbitkan surat keputusan tentang tariff baru THC. penurunan USD 55.00/unit, effektif Senin 24/10/05.

thanks,
SUKATNO



[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




YAHOO! GROUPS LINKS




Google

Re: [ALI] Standarisasi vendor

Wah terima kasih banyak pak infonya sangat berharga sekali buat saya. Untuk suatu perusahaan yang tingkat ketergantungan dengan vendornya tinggi apakah kita masih bisa mematok "standar" tersebut? Apakah justru kita yang akan ditinggal para vendor karena terlalu "menekan" mereka? Saya yakin vendor memang harus kita standarisasi, tapi bagaimana ya caranya agar mereka mampu secara sistematis bekerja sesuai dengan standar kita, padahal disisi lain kita memiliki ketergantungan yang tinggi dengan mereka. Terima kasih.

Salam,
Tomie

Meidi <meidii@gmail.com> wrote:
>
> From: Tomie Agustian <tomie_agustian@yahoo.com>
> Subject: Standarisai vendor
>
> Pak Meidi,
>
> Kalau boleh tahu standarisasi apa saja yang sudah perusahaan anda lakukan
> untuk vendor-vendor?Bagaimana hasilnya?
>
> Terima kasih,
> Tomie

Bung Tomie,
Standarisasi dilakukan utk semua hal yg ingin kita dapatkan dari vendor,
mulai dari:
1. Quality standard (product specification, certificate of analysis, quality
assurance methods, dsb)
2. Delivery procedure (administration standard, tolerable on time delivery,
urgent delivery, dsb)
3. Payment procedure (copy of purchase order, delivery order, term of
payment, payment timing, dsb)
4. Service level report (delivery performance, perfect order delivery,
products availability, dsb)
Bahkan lebih jauh lagi kita bisa minta agar supplier mendapatkan
sertifikasi ISO, menyelenggarakan GMP, memastikan HACCP, melaporkan profit
and loss, melaporkan capital expenditure plan, dll tergantung sejauh mana
relationship kita dgn vendor. Semakin 'mesra' tentu akan semakin banyak
persyaratannya. Seperti saat mencari pasangan hidup, tentu ada beberapa
requirement yg harus dipenuhi agar si calon bisa menjadi partner seumur
hidup.
Ah, untuk lebih mudahnya, standarisasi bisa dilakukan di level technical
operational, hingga business partnership strategy. Dan yg level technical
operational ini umumnya bisa berlaku di semua jenis industri, kecuali yg
business partnership strategy yg akan unik tergantung dari strategi bisnis
yg diusung utk mengembangkan bisnis.
Nah, jika kita sudah bisa menjalankan standarisasi ini maka ketika
standarisasi diterapkan akan menghasilkan vendor yg grade-nya bervariasi
tergantung dari seberapa jauh mereka bisa memenuhi standar yg kita minta. Di
titik ini kita mulai menjalankan vendor development program.
Semoga bisa membantu,

Meidi C. Imanullah

http://meidii.multiply.com
Kumpulan tulisan ttg operation management dalam bahasa Indonesia

http://agenduit.com/index.php?id=meidii
Ber-internet murah meriah...


[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS


    Visit your group "indo_logistician" on the web.
 
    To unsubscribe from this group, send an email to:
indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com
 
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


---------------------------------



           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 
           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 

[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance training Supply chain logistics management Business finance course
Business finance online course Business finance class Business finance degree online


YAHOO! GROUPS LINKS




Google

Re: [ALI] Standarisasi vendor

>
> From: Tomie Agustian <tomie_agustian@yahoo.com>
> Subject: Standarisai vendor
>
> Pak Meidi,
>
> Kalau boleh tahu standarisasi apa saja yang sudah perusahaan anda lakukan
> untuk vendor-vendor?Bagaimana hasilnya?
>
> Terima kasih,
> Tomie

Bung Tomie,
Standarisasi dilakukan utk semua hal yg ingin kita dapatkan dari vendor,
mulai dari:
1. Quality standard (product specification, certificate of analysis, quality
assurance methods, dsb)
2. Delivery procedure (administration standard, tolerable on time delivery,
urgent delivery, dsb)
3. Payment procedure (copy of purchase order, delivery order, term of
payment, payment timing, dsb)
4. Service level report (delivery performance, perfect order delivery,
products availability, dsb)
Bahkan lebih jauh lagi kita bisa minta agar supplier mendapatkan
sertifikasi ISO, menyelenggarakan GMP, memastikan HACCP, melaporkan profit
and loss, melaporkan capital expenditure plan, dll tergantung sejauh mana
relationship kita dgn vendor. Semakin 'mesra' tentu akan semakin banyak
persyaratannya. Seperti saat mencari pasangan hidup, tentu ada beberapa
requirement yg harus dipenuhi agar si calon bisa menjadi partner seumur
hidup.
Ah, untuk lebih mudahnya, standarisasi bisa dilakukan di level technical
operational, hingga business partnership strategy. Dan yg level technical
operational ini umumnya bisa berlaku di semua jenis industri, kecuali yg
business partnership strategy yg akan unik tergantung dari strategi bisnis
yg diusung utk mengembangkan bisnis.
Nah, jika kita sudah bisa menjalankan standarisasi ini maka ketika
standarisasi diterapkan akan menghasilkan vendor yg grade-nya bervariasi
tergantung dari seberapa jauh mereka bisa memenuhi standar yg kita minta. Di
titik ini kita mulai menjalankan vendor development program.
Semoga bisa membantu,

Meidi C. Imanullah

http://meidii.multiply.com
Kumpulan tulisan ttg operation management dalam bahasa Indonesia

http://agenduit.com/index.php?id=meidii
Ber-internet murah meriah...


[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




YAHOO! GROUPS LINKS




Google

[ALI] OOT : URGENT - NEED HELP

-MAAF, OOT--
Mates,
Pagi ini -21 Oct 05- salah satu rekan saya kehilangan lap-top, krn
mobilnya gembos.
(Biasa, modus nggembosi mobil untuk mencuri barang di mobil)
Kejadiannya di daerah taman bunga Cibubur.

Adakah sejawat yang tahu, bagaimana bisa menyelamatkan DATA yang ada di
lap top tsb (Siapa tahu,  ada "jaringan" khusus yg memang sengaja
menjual data dari lap top yg hilang).
Syukur kalo bisa sekalian nylametin / ngembali'in lap top yg hilang tsb.

Adakah sejawat yg punya pengalaman bisa di share?

Jika info yg saya inginkan dianggap cukup confidential, pls info japri.
TKU
--
Bp2
# 026 GreenPeace
----------------




Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




YAHOO! GROUPS LINKS




Google

Re: [ALI] ALI-Nite, 20 Oktober 2005

Sayang kami di Kalaimantan Timur jauh kalau tidak ikut daftar selamat untuk temen-temen yang bisa bergabung.
Salam.

>>> chrissa@ali.web.id 10/20/05 5:01 PM >>>
Dear Rekan-rekan,

Terima kasih bagi Anda yang telah berpartisipasi untuk mengikuti ALI Nite
malam ini. Hingga sore ini yang terdaftar sudah 43 orang. Bagi rekan-rekan
yang belum terdaftar dan berkenan hadir, dapat datang langsung ke tempat
pelaksanaan.

Rekan-rekan ALI yang sudah terdaftar sebagai berikut:
1. Febri, Dunex
2. M. Ashrul, Akzo Nobel
3. Antoni Tampubolon, SUI
4. Erhansyah, Dupont Ind
5. AIS, LPPM
6. Zulhizar, Loscam
7. Tommy, Loscam
8. Delvi Eka Putra, Inovasi Lintas Media
9. Sugi Purnoto, Go Trans
10. Marga Janto, CTL
11. Lia S. Khoeriyah, CTL
12. Eko Prasetio, BDP Indonesia
13. Adji Bhirowo, DFDS
14. Winika, DFDS
15. Sandi, DFDS
16. Nursalim, Autojaya Idetech
17. Agus Suryadi, Mitra Integrasi Informatika
18. Sugito Teguh Sjarif, Datascrip
19. Hadi Kuncoro, G&U Logistics
20. Ahmad Ardianto, Tangguh Karimata Jaya
21. Rahman Priyono, Phillips Indonesia
22. Haris Gunawan, GAC Samudera Log
23. Marlon Nixon, DFDS
24. Cintia, DFDS
25. Asep M. Firdaus, IMS Logistik
26. Jajang Yana, Nutricia
27. Helida Darnis, Jakarta Maju Pustaka
28. S. Eko Purnomo, Paccess Indonesia
29. Tata Djuarsa, Enesis Group
30. Irfan Hakim, Maersk Logistik
31. Ferdinan Tarigan, Maersk Logistik
32. Widia Erlangga, Maersk Logistik
33. Gunawan Sungkar, EAC Indonesia
34. Bagus Dewananta, LLI
35. Bonar H, LLI
36. Netty Ningrum, ManDecor
37. Lim Haryanto, Eazytech
38. Sugiarto, Vasco Teknik
39. Erna Koeswari Irawati, YCH Indonesia
40. Ayu Wulandari, Bintang Baru Raya
41. Tomie Agustian
42. Wawan Nugraha, YCH Indonesia
43. Erick Kamadjaja, Kamadjaja Logistik
44. Ananta Dewandhono, Linfox

Kembali kami ingatkan, ALI Nite hari ini (20 Oktober) pukul 17.00 - selesai
akan diselenggarakan di:
Flora the Auto Café
Nissan Building 2nd Floor (bersebelahan dengan showroom Indomobil, seberang
Carefour MT. Haryono)
Jl. MT. Haryono Kav. 10, Cawang Jakarta

Agenda:
- ALI update
- Sharing Logistics Conference Hong Kong, 11-12 Agustus 2005
  Speaker: Clara L. Benarto (Board of ALI)
- Personal networking dan Buka Puasa bersama

Sumbangan minimum    : Rp. 75,000 per orang

Bagi rekan-rekan yang membutuhkan informasi tambahan dapat menghubungi
Chrissa atau Susan di 021 - 9278 7097.

Sampai ketemu di ALI Nite.

Regards,
Chrissa





Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"

Yahoo! Groups Links











Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




YAHOO! GROUPS LINKS




Google

RE: [ALI] Ageing Report

Bisa juga pengklasifikasian berdasarkan kode Produksi Barang. Mungkin
dengan cara ini bisa membantu untuk menentukan system pengeluaran
barang, FIFO or LIFO?

Semoga membantu,
ihwan


Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




YAHOO! GROUPS LINKS




Google

Thursday, October 20, 2005

[ALI] Ngabuburit menjadi Jumat 28 Okt

Rekan2 ALI,

Karena hingga hari ini belum banyak rekan2 ALI yang menyatakan akan datang
pada acara "Ngabuburit", maka acara ditunda menjadi:

hari/tgl:
Jumat, 28 Oktober 2005

waktu:
pkl. 16.30-selesai

tempat:
Rumah makan "Sindang Reret"
Jl Surapati Bandung

Kita harapkan "Ngabuburit" menjadi sarana silaturahmi anggota ALI di
Bandung dan langkah awal kegiatan2 kita di bidang logistik/SCM, khususnya
di kota Bandung.

Bagi rekan2 ALI yang berminat hadir, silakan email ke bambang@widyatama.ac.id

Salam
- s t i j -



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance training Supply chain logistics management Business finance course
Business finance online course Business finance class Business finance degree online


YAHOO! GROUPS LINKS




Google

Re: [ALI] Ngabuburit menjadi Jumat 28 Okt



kira-kira acaranya sd jam berapa?
bagaimana kalau nyobain tempat baru Hartz Chicken di Sukajadi atas (resto
all u can eat)

-------Original Message-------

From: indo_logistician@yahoogroups.com
Date: 10/20/05 15:05:16
To: indo_logistician@yahoogroups.com
Subject: [ALI] Ngabuburit menjadi Jumat 28 Okt

Rekan2 ALI,

Karena hingga hari ini belum banyak rekan2 ALI yang menyatakan akan datang
pada acara "Ngabuburit", maka acara ditunda menjadi:

hari/tgl:
Jumat, 28 Oktober 2005

waktu:
pkl. 16.30-selesai

tempat:
Rumah makan "Sindang Reret"
Jl Surapati Bandung

Kita harapkan "Ngabuburit" menjadi sarana silaturahmi anggota ALI di
Bandung dan langkah awal kegiatan2 kita di bidang logistik/SCM, khususnya
di kota Bandung.

Bagi rekan2 ALI yang berminat hadir, silakan email ke bambang@widyatama.ac
id

Salam
- s t i j -



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favoritðõ


.


######################################
CNI Mendapatkan Predikat Superbrands
Satu lagi bukti dedikasi kami pada kualitas dan pelayanan
######################################




Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




YAHOO! GROUPS LINKS




Google

[ALI] ALI-Nite, 20 Oktober 2005

Dear Rekan-rekan,

Terima kasih bagi Anda yang telah berpartisipasi untuk mengikuti ALI Nite
malam ini. Hingga sore ini yang terdaftar sudah 43 orang. Bagi rekan-rekan
yang belum terdaftar dan berkenan hadir, dapat datang langsung ke tempat
pelaksanaan.

Rekan-rekan ALI yang sudah terdaftar sebagai berikut:
1. Febri, Dunex
2. M. Ashrul, Akzo Nobel
3. Antoni Tampubolon, SUI
4. Erhansyah, Dupont Ind
5. AIS, LPPM
6. Zulhizar, Loscam
7. Tommy, Loscam
8. Delvi Eka Putra, Inovasi Lintas Media
9. Sugi Purnoto, Go Trans
10. Marga Janto, CTL
11. Lia S. Khoeriyah, CTL
12. Eko Prasetio, BDP Indonesia
13. Adji Bhirowo, DFDS
14. Winika, DFDS
15. Sandi, DFDS
16. Nursalim, Autojaya Idetech
17. Agus Suryadi, Mitra Integrasi Informatika
18. Sugito Teguh Sjarif, Datascrip
19. Hadi Kuncoro, G&U Logistics
20. Ahmad Ardianto, Tangguh Karimata Jaya
21. Rahman Priyono, Phillips Indonesia
22. Haris Gunawan, GAC Samudera Log
23. Marlon Nixon, DFDS
24. Cintia, DFDS
25. Asep M. Firdaus, IMS Logistik
26. Jajang Yana, Nutricia
27. Helida Darnis, Jakarta Maju Pustaka
28. S. Eko Purnomo, Paccess Indonesia
29. Tata Djuarsa, Enesis Group
30. Irfan Hakim, Maersk Logistik
31. Ferdinan Tarigan, Maersk Logistik
32. Widia Erlangga, Maersk Logistik
33. Gunawan Sungkar, EAC Indonesia
34. Bagus Dewananta, LLI
35. Bonar H, LLI
36. Netty Ningrum, ManDecor
37. Lim Haryanto, Eazytech
38. Sugiarto, Vasco Teknik
39. Erna Koeswari Irawati, YCH Indonesia
40. Ayu Wulandari, Bintang Baru Raya
41. Tomie Agustian
42. Wawan Nugraha, YCH Indonesia
43. Erick Kamadjaja, Kamadjaja Logistik
44. Ananta Dewandhono, Linfox

Kembali kami ingatkan, ALI Nite hari ini (20 Oktober) pukul 17.00 - selesai
akan diselenggarakan di:
Flora the Auto Café
Nissan Building 2nd Floor (bersebelahan dengan showroom Indomobil, seberang
Carefour MT. Haryono)
Jl. MT. Haryono Kav. 10, Cawang Jakarta

Agenda:
- ALI update
- Sharing Logistics Conference Hong Kong, 11-12 Agustus 2005
  Speaker: Clara L. Benarto (Board of ALI)
- Personal networking dan Buka Puasa bersama

Sumbangan minimum    : Rp. 75,000 per orang

Bagi rekan-rekan yang membutuhkan informasi tambahan dapat menghubungi
Chrissa atau Susan di 021 - 9278 7097.

Sampai ketemu di ALI Nite.

Regards,
Chrissa




Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




YAHOO! GROUPS LINKS




Google