<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d16404634\x26blogName\x3dAsosiasi+Logistik+Indonesia\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://logistik.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://logistik.blogspot.com/\x26vt\x3d1864876647415419858', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Monday, October 24, 2005

Re: [ALI] Standarisasi vendor

all,

mungkin satu lagi standarisasi terhadap vendor bisa dilakukan terhadap main business mereka. karena banyak vendor yang melakukan lebih dari 1 item yang disupply. terutama untuk kontraktor-kontraktor. anda bisa standarisasi mereka dengan menggolongkan mereka menurut main business mereka, kemampuan finansial mereka, dll.

ketakutan yang diungkapkan pa tommie, tidak terlalu beralasan. kalau istilah kasarnya, kita yang punya duit, jangan takut kita tidak akan mudah menemukan supplier. sekarang ini, saya yakin dengan seyakin-yakinnya, kalau mereka-mereka diluar supplier bapa sekarang ini bisa melakukan kerja sama dengan mereka.

hanya saja, change management sangatlah diperlukan. koordinasi dengan semua user (terutama yang di lapangan) dan minta endorsement dari top management untuk mendapatkan efesiensi dan efektifitas dengan change management ini.

change management janganlah terlalu frontal. jadikan pilot project terlebih dahulu. kalau orang bilang, kita melakukan "trigger" dulu supaya orang lain jadi sedikit terbiasa dengan change management seperti penggantian supplier tersebut.

usaha kita sendiri memang sangat besar, meskipun hasilnya tidaklah besar. tapi, dengan adanya tradisi seperti ini, supplier-supplier yang ada akan mulai hati-hati. dan yakinlah...dampak akan terasa besar ketika semua sisi telah terjamah.

salam,

donny rico

Tomie Agustian <tomie_agustian@yahoo.com> wrote:
Wah terima kasih banyak pak infonya sangat berharga sekali buat saya. Untuk suatu perusahaan yang tingkat ketergantungan dengan vendornya tinggi apakah kita masih bisa mematok "standar" tersebut? Apakah justru kita yang akan ditinggal para vendor karena terlalu "menekan" mereka? Saya yakin vendor memang harus kita standarisasi, tapi bagaimana ya caranya agar mereka mampu secara sistematis bekerja sesuai dengan standar kita, padahal disisi lain kita memiliki ketergantungan yang tinggi dengan mereka. Terima kasih.

Salam,
Tomie

Meidi <meidii@gmail.com> wrote:
>
> From: Tomie Agustian <tomie_agustian@yahoo.com>
> Subject: Standarisai vendor
>
> Pak Meidi,
>
> Kalau boleh tahu standarisasi apa saja yang sudah perusahaan anda lakukan
> untuk vendor-vendor?Bagaimana hasilnya?
>
> Terima kasih,
> Tomie

Bung Tomie,
Standarisasi dilakukan utk semua hal yg ingin kita dapatkan dari vendor,
mulai dari:
1. Quality standard (product specification, certificate of analysis, quality
assurance methods, dsb)
2. Delivery procedure (administration standard, tolerable on time delivery,
urgent delivery, dsb)
3. Payment procedure (copy of purchase order, delivery order, term of
payment, payment timing, dsb)
4. Service level report (delivery performance, perfect order delivery,
products availability, dsb)
Bahkan lebih jauh lagi kita bisa minta agar supplier mendapatkan
sertifikasi ISO, menyelenggarakan GMP, memastikan HACCP, melaporkan profit
and loss, melaporkan capital expenditure plan, dll tergantung sejauh mana
relationship kita dgn vendor. Semakin 'mesra' tentu akan semakin banyak
persyaratannya. Seperti saat mencari pasangan hidup, tentu ada beberapa
requirement yg harus dipenuhi agar si calon bisa menjadi partner seumur
hidup.
Ah, untuk lebih mudahnya, standarisasi bisa dilakukan di level technical
operational, hingga business partnership strategy. Dan yg level technical
operational ini umumnya bisa berlaku di semua jenis industri, kecuali yg
business partnership strategy yg akan unik tergantung dari strategi bisnis
yg diusung utk mengembangkan bisnis.
Nah, jika kita sudah bisa menjalankan standarisasi ini maka ketika
standarisasi diterapkan akan menghasilkan vendor yg grade-nya bervariasi
tergantung dari seberapa jauh mereka bisa memenuhi standar yg kita minta. Di
titik ini kita mulai menjalankan vendor development program.
Semoga bisa membantu,

Meidi C. Imanullah

http://meidii.multiply.com
Kumpulan tulisan ttg operation management dalam bahasa Indonesia

http://agenduit.com/index.php?id=meidii
Ber-internet murah meriah...


[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS


    Visit your group "indo_logistician" on the web.
 
    To unsubscribe from this group, send an email to:
indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com
 
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


---------------------------------



           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 
           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 

[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance training Supply chain logistics management Business finance course Business finance online course Business finance class Business finance degree online

---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS


    Visit your group "indo_logistician" on the web.
 
    To unsubscribe from this group, send an email to:
indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com
 
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.


---------------------------------



           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 
           
---------------------------------
Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. 

[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




YAHOO! GROUPS LINKS




Google