<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d16404634\x26blogName\x3dAsosiasi+Logistik+Indonesia\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://logistik.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://logistik.blogspot.com/\x26vt\x3d1864876647415419858', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Saturday, October 22, 2005

[ALI] THC turun bro...

Alhamdulillah..........
Biaya THC Diturunkan Menjadi 95 Dollar AS


Jakarta, Kompas - Pemerintah akhirnya menetapkan total biaya penanganan peti kemas (terminal handling charge/THC) untuk ukuran 20 kaki yang dipungut pengelola pelabuhan dan pelayaran asing diturunkan menjadi 95 dollar AS sebelumnya 150 dollar AS. Dengan demikian, biaya tinggi yang bisa dipangkas dari penanganan enam juta boks sekitar 330 juta dollar AS.

Keputusan ini kami ambil atas dasar kepentingan nasional. Pihak yang merasa kehilangan pendapatannya pasti tidak setuju. Tetapi, kita berbicara demi kepentingan yang lebih besar, kata Menteri Perhubungan Hatta Rajasa seusai rapat koordinasi terbatas tentang penetapan biaya penanganan peti kemas, Jumat (21/10) di Jakarta.

Hadir dalam rapat tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Aburizal Bakrie, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, dan Menteri Perindustrian Andung Nitimihardja.

Hatta yang merupakan Ketua Pelaksana Harian Pembahasan Biaya Peti Kemas mengatakan, pemerintah juga memutuskan pembayaran bill of lading (BL) atau surat muatan yang sebelumnya dibayar dengan mata uang dollar AS diubah dengan menggunakan mata uang rupiah. Besarannya pun kami turunkan. Jika sebelumnya pembayaran BL 40 dollar AS, sekarang cukup Rp 100.000, ujar Hatta.

Angka 95 dollar AS itu, lanjut Hatta, merupakan batas tertinggi untuk total THC yang terdiri dari biaya penanganan peti kemas yang dipungut pengelola pelabuhan (CHC) dan biaya tambahannya (surcharge). Soal komposisi besaran biaya kedua item tersebut akan kami bicarakan dengan operator, apakah perbandingan CHC dan surcharge-nya 70:25 atau 80:15. Tetapi, yang penting adalah keputusan 95 dollar AS untuk THC, kata Hatta.

Andung Nitimihardja menyebutkan, penurunan THC sebesar 55 dollar AS akan mendorong ekspor yang dapat menggaji 250.000 pekerja. Itu saja sudah membantu. Mudah-mudahan sinyalemen tentang PHK (pemutusan hubungan kerja Red) satu juta orang tak terjadi, katanya.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia Benny Soetrisno menyebutkan, setiap penghematan sebesar 100 dollar AS dari biaya THC dapat dimanfaatkan untuk mempertahankan seorang buruh per bulan. Dengan demikian, jika ada enam juta TEUs (twenty-feet equivalent units) per tahun atau 500.000 TEUs per bulan, itu berarti ada 250.000 buruh yang dapat diselamatkan setiap bulannya.

Kebijakan THC ini cukup baik. Kami harap ketentuan ini bisa diterapkan per 1 November, kata Benny.

Menurut Benny, pemerintah harus menindaklanjuti keputusan itu dengan penunjukan auditor independen untuk mengaudit semua alur biaya kepelabuhanan. Ia juga mengatakan, pihaknya telah mengimbau anggota API untuk membayar THC yang memiliki faktur pajak.

Ketua Bidang Kepelabuhanan dan Kepabeanan Dewan Pemakai Jasa Angkutan Indonesia (Depalindo) Toto Dirgantoro mengatakan, pihak Depalindo segera mengingatkan seluruh eksportir untuk tidak membayar THC yang melebihi 95 dollar AS. (OIN/FER/OTW)




[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance course Business finance class Business finance degree online
Business finance schools Business finances Business finance start up


YAHOO! GROUPS LINKS




Google