<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d16404634\x26blogName\x3dAsosiasi+Logistik+Indonesia\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://logistik.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://logistik.blogspot.com/\x26vt\x3d1864876647415419858', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Friday, September 23, 2005

Re: [ALI] Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC

Pak Rahmam,  Pak Ashrul dan Pak Erfan,

Terima kasih atas informasinya. Mungkin bisa saya rangkum bahwa, sebenarnya posisi safety stock adalah kunci minimum ada di inventory karena supaya dapat memenuhi permintaan pasar dan menghindari loss customer atau short supply.

Safety stock tersebut diperoleh atas persetujuan oleh marketing, sales, production, logisics dan top management supaya ada tanggung jawab baik dari demand maupun supply.

Berarti sebenarnya kunci semua ini apakah kita dapat mengambil resiko untuk menerapkan inventory diatas safety stock.. karena disini letaknya demand vs supply. Supply Chain akan ditekan dengan nilai inventory dari value sampai inventory days.. dan demand akan di tekan oleh sales target, customer satisfaction dan sebagai.

Untuk re-order quantity, saya akan lihat dari sisi rumusannya dimana SS + lead time quantity sebagai acuan.. dan  juga tergantung industri kita. dan perencanaan produksi = SS + Order - Inventory ..


Info dari rekan-rekan sangat berarti buat saya, dan input ini akan saya diskusikan ke rapat manajemen saya.

Terima kasih atas sharing informasi dan pengalaman. Mungkin rekan-rekan yang lain punya pendapat juga, saya sangat berterima kasih juga andaikata dapat di share.

thanks didi.




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




YAHOO! GROUPS LINKS




Google