<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d16404634\x26blogName\x3dAsosiasi+Logistik+Indonesia\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://logistik.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://logistik.blogspot.com/\x26vt\x3d1864876647415419858', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

Friday, September 23, 2005

RE: [ALI] Digest Number 863

Dear Susan,

Saya Arief Budiman dari PT Detpak Indonesia ingin daftar
ALI Book review. Tolong ikut dicatat. Thanks.

Regards
Arief Budiman


-----Original Message-----
From: indo_logistician@yahoogroups.com
[mailto:indo_logistician@yahoogroups.com]
Sent: Friday, September 23, 2005 7:16 PM
To: indo_logistician@yahoogroups.com
Subject: [ALI] Digest Number 863


There are 13 messages in this issue.

Topics in this digest:

      1. Re: Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC
           From: Mohammad Ashrul <m_ashrul@yahoo.com>
      2. Balasan: Berpartisipasi Sebagai Tenaga Procurement  Profesional
untuk Aceh
           From: Pierre Engko <pe2708@yahoo.co.id>
      3. Re: Biaya naik Karena BBM?
           From: "medrial" <medrial@dualsoftsolutions.com>
      4. Re: Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC
           From: Didi Azhari <didi_azhari@yahoo.com>
      5. RE: Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC
           From: "ERFAN" <erfan@id.loreal.com>
      6. Re: Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC
           From: Rahman Priyono <rahman.priyono@philips.com>
      7. Corporate Freinds ALI
           From: "susan" <susan@ali.web.id>
      8. Book Review
           From: "susan" <susan@ali.web.id>
      9. Re: Book Review
           From: "irmec" <enda@uph.edu>
     10. RE: Book Review
           From: "Mahendra Rianto" <mahendra@gotranslogistics.com>
     11. Re: Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC
           From: Didi Azhari <didi_azhari@yahoo.com>
     12. Re: Book Review
           From: "widiyanto" <widi0101@plasa.com>
     13. Re: Book Review
           From: "Hadi Kuncoro" <hadi@samudera-chemlog.com>


________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 1        
   Date: Thu, 22 Sep 2005 18:45:15 -0700 (PDT)
   From: Mohammad Ashrul <m_ashrul@yahoo.com>
Subject: Re: Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC

Pak Didi,

I'd presume your company is making paints, right ?

Definisi ROP atau Safety Stock bisa sangat berbeda
persepsinya antara apa yng kita sama-sama ketahui dari
text book dengan penrapannya di lapangan.

Safety Stock (disingkat SS saja, yah) seperti yang
sama-sama kita ketahui adalah level di mana posisi
stock HARUS dipertahankan keberadaan qty-nya. Jadi
PPIC akan mengatur rencana produksi untuk memenuhi
angka SS yang sdh di set. Dari mana datangnya angka SS
tsb ? Tentunya harus ada komunikasi di level manajemen
karena ini melibatkan marketing, produksi, PPIC dan
keuangan. Yang namanya stock pasti melibatkan banyak
orang. Keuangan gak mau nyimpen banyak stock karena
itu duit "mati" (di mata mereka), Marketing maunya
stock "cukup" (karena gak mau kehilangan sales) dan
sementara Produksi & PPIC memperhatikan Min Production
Qty (kurang gak mau, lebih seneng banget).

ROP lebih kepada satu angka yg menjadi fokusnya PPIC,
karena kalau kurang dari angka tsb, maka PPIC sdh
harus membuatkan jadual produksi sesuai dengan min qty
yg bisa diterima oleh produksi. ROP qty bisa lebih
kecil dari SS, juga bisa sama tergantung kebutuhan dan
pandangan manajemennya (seperti yg sudah diterangkan
oleh Pak Rahman).

Utk menjawab pertanyaan Pak Didi di bawah:
Posisi stock = 800 kaleng
SS = 1000 kaleng
Order = 950 kaleng
Min production qty = 400 kaleng

Maka jumlah yg harus di produksi adalah :
SS + Order - Stock = 1000 + 950 - 800
                   = 1150 Kaleng
Karena jumlahnya di atas min qty produksi, maka PPIC
bisa menjadualkan 1150 kaleng.

Moga-moga bisa menjawab, Pak.

Salam,
ASR

--- Didi Azhari <didi_azhari@yahoo.com> wrote:

Dear ALI'ers

Saya ingin menanyakan mengenai kebijakan re-order
point dan safety stock. Definisi ROP dan Safetystock
bagaimana?

Disini saya ada kasus:

Apakah yang disebut dengan safety stock. Secara sistem
kita men-set safety stock contohnya 1000 kaleng, tapi
inventory selalu ada 800 kaleng dan pada saat ada
order 950 kita tidak dapat deliver karena stock hanya
ada 800 kaleng dan 150 tidak ada dalam forecast.
Apakah sebagai PPIC harusnya minimum mempunyai kaleng
sejumlah 1000 kaleng? kemudian apabila ada safestock
1000 dan existing order ada 900 an ada forecast 1500
apakah tidak bisa diproduksi 600 kaleng lagi? Disini
saya ingin mempertanyakan pengalaman-pengalaman
rekan-rekan ALI'ers khususnya dibidang PPIC. Mungkin
bisa kasih saya gambaran. Apa kegunaan dari Re-Order
Point dan Safety Stock disini?

Terima kasih atas waktunya. Maklum saya masih awam.

thanks and regards,

didi azhari


           
__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com


________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 2        
   Date: Fri, 23 Sep 2005 08:46:37 +0700 (ICT)
   From: Pierre Engko <pe2708@yahoo.co.id>
Subject: Balasan: Berpartisipasi Sebagai Tenaga Procurement  Profesional
untuk Aceh

Yth Saudara Sarwedi,
Saya bermintat untuk mengajukan lamaran untuk posisi tersebut.
Yang ingin saya tahu, apakah surat lamaran dan CV saya langsung kirim
kepada saudara, atau mungkin ada petunjuk lain yang akan saudara berikan
kepada kami?
Terima kasih untuk perhatian dan kerjasamanya.

Pierre Fernic Engko

Sarwedi Oemarmadi <sarwedi@hotmail.com> menulis:
Yth Rekan-Rekan, ini saya forward tawaran dari Crown Agents, UK untuk
berpartisipasi di Proyek WB Aceh.  Tolong di forward message ini ke
rekan
sejawat lainnya serta pihak manajemen dari perusahaan konsultan  tempat
anda
sedang bekerja,  barangkali ada baiknya kalau dipertimbangkan bersama.

Crown Agents,  adalah Konsultan Internasional  bidang Pengadaan Barang
dan
Jasa dengan reputasi global dan punya perwakilan di 100 kota didunia,
kecuali Indonesia.  Ini kesempatan untuk menggaet Crown Agents untuk
masuk
Indonesia, karena kedepan Bidang Procurement akan sangat dibutuhkan
segala
pihak dan sangat prospektif. Sementara tenaga di bidang ini terbatas
sekali,
cuma yang itu-itu saja (lihat Coremap dll), bahkan lembaga pendidikan
pun
tidak pernah memikirkan untuk dapat menghasilkan profesi Praktisi (D3,
D4,
D5)  dan Akhli Pengadaan dari tingkat S1, S2 dan S3. Sehingga perlu kita

pikirkan bersama bagaimana dapat bekerja sama dan berasosiasi dengan
mereka,
untuk mulai kita ajak dan  sekaligus mencari peluang kedepan dibidang
training, pembinaan dan pengembangan kapasitas bidang pengadaan barang
dan
jasa.

Kedepan keakhlian, 'best practices' serta pengalaman dan pendidikan
(bersertifikat) serta ketrampilan di bidang ini  tentunya akan banyak
dibutuhkan oleh berbagai pihak di Indonesia. Saya kira ini kesempatan
baik
untuk kita bisa berpartisipasi mengisi kekosongan di bidang ini.

Kali ini Crown Agents butuh 4 orang Procurement Specialist untuk Aceh,
kalau
ada yang berminat dan mau berpatisipasi silahkan. Sementara ini saya
bersedia memfasilitasinya karena saya kebetulan sedang punya akses
langsung
dengan pihak Crown Agents di Sutton, UK.

Demikian kabar dari kami di Kabul, Afghanistan.

Wasssalam
Sarwedi (Cell/SMS; 009379553588)

_________________________________________________________________
FREE pop-up blocking with the new MSN Toolbar - get it now!
http://toolbar.msn.click-url.com/go/onm00200415ave/direct/01/



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS


    Visit your group "indo_logistician" on the web.
 
    To unsubscribe from this group, send an email to:
indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com
 
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



---------------------------------



           
---------------------------------
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! mempunyai perlindungan terbaik
terhadap spam.
http://id.mail.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]



________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 3        
   Date: Fri, 23 Sep 2005 10:17:16 +0800
   From: "medrial" <medrial@dualsoftsolutions.com>
Subject: Re: Biaya naik Karena BBM?


Saya sih lebih suka melihat secara induktif ketimbang deduktif. Kalau
buru-buru lari ke budaya, kita mungkin men-"sufi"-kan diri aja sambil
berharap Tuhan akan membantu dengan mukjizatnya.
tentu akan ada soal yang akan kita lempar ke budayawan, pemerintah
(daerah dan pusat), dst. Tapi saya punya keyakinan, kita bisa share
untuk lingkungan kita sendiri. Blue Bird menurtu saya adalah bukti bahwa
perjuangan mikro bisa berhasil, bahkan memberi dampak makro. Cuma kita
perlu dukungan Top manajemen masing-masing dong.
Medrial Alamsyah
President Director
PT. Dualsoft Solutions Indonesia
YKKPT Building, 2nd Floor,
Jl. Iskandarsyah I/2, Kebayoran Baru
Jakarta 12160, INDONESIA
Tel: 62-21-727 89575, 727 92916
Fax: 62-21-727 93031


---------- Original Message ----------------------------------
From: "Gatot M Nugroho" <gatot.n@tvmi.toshiba.co.id>
Reply-To: indo_logistician@yahoogroups.com
Date:  Mon, 19 Sep 2005 19:32:31 +0700

><html><body>
>
>
><tt>
>Pak Medrial,<BR>
>Saya sangat tertarik utk mencermati 'passion' anda thdp masalah yg
tidak<BR>
>mungkin terlepas dari SCM (krn BBM), mau tidak mau kita harus mengakui
bahwa<BR>
>Dugaan anda benar!  Bahwa masih banyaknya perush. yg "tidak aware" dgn
waste<BR>
>di sepanjang value streamnya (bahwa masih buanyak 'loop holes' yg<BR>
>mengakibatkan waste tsb). Sebetulnya banyak yg sadar, hanya tertekan
oleh<BR>
>keadaanlah yg membuat mereka dgn sadar pula menghanyutkan diri ke
dalam<BR>
>keadaan tsb.  Permasalahan inti mungkin terletak pada manusianya
serta<BR>
>kondisi budaya (termasuk di dunia bisnis) yg sudah fully sontoloyo
ini.<BR>
><BR>
>Kondisi Politik kita yg begitu dominan berpengaruh terhadap
penentuan<BR>
>kebijakan2 di berbagai bidang. Mis., Kebijakan Fiscal,<BR>
>Peratuan/Perundang-Undangan yg tidak tegas, berikut sisi penegakkan
Hukum<BR>
>nya begitu corrupt! Singkatnya, Bangunan Trias Politica
(Legislatif,<BR>
>Yudikatif, & Eksekutif) yang merupakan pilar berbagai kehidupan
system<BR>
>bernegara (termasuk bidang biz.) sudah sedemikian korupnya (rusak
/bobrok).<BR>
>Kita penyedia & pelaku Infrastructures dalam hal ini system SCM
tentunya<BR>
>akan teramat berat kalau dihadapkan secara diametral dengan kondisi<BR>
>Suprastructures yg begitu memprihatinkan tsb!<BR>
><BR>
>Pelaku bangsa ini sudah sangat individualis; tidak mau peduli dgn<BR>
>kepentingan bersama (bangsa), dan selalu berpikir jangka pendek; So
kita<BR>
>memang bukan smart enough kalo konteksnya kepentingan bangsa; tapi
menjadi<BR>
>pretty smart kalo urusan perut sendiri.  Contoh kasat mata kasus
Lawe-Lawe!<BR>
>Luar biasa ya pak?!  Ttg Minyak pun, tempo hari June 01, Pak Harris<BR>
>Adiwibowo pernah share ttg Akhir sebuah Legenda - CEPU-.<BR>
><BR>
>Walau kawan2 ALI masih Konsisten mengeksplor SCM (akademik) adalah
merupakan<BR>
>keharuan lain... core biz. ini memang perlu dipertahankan terus.<BR>
><BR>
>So, saya belum bisa berdiskusi panjang2 kalau back ground
permasalahannya<BR>
>saja masih begitu pelik dan itulah yg menjadi rootcaused segala
permasalahan<BR>
>ini. (pendapat saya ini sangat bisa salah lho pak). Kiranya revolusi
budaya<BR>
>perlu terjadi ya pak? terus siapa pelaku2nya? gimana caranya? seberapa
besar<BR>
>'cost'nya, bagaimana meminimalisirnya dst, dst... that's  what on top
of my<BR>
>head.<BR>
><BR>
>Info: berhubungan dgn usulan anda ttg energi alternatif ? di BPPT saat
ini<BR>
>baru saja punya semacam biro namanya "BPPT-Engineering (BE)" diresmikan
oleh<BR>
>Menristek Pak Kusmayanto K. minggu lalu? dan pernah ada gagasan ttg
energi<BR>
>alternatif pengganti BBM namanya 'Bio Diesel'...menarik sekali... 
Semoga<BR>
>usaha pak KK yg cerdas ini dapat materialized.<BR>
><BR>
>Bagaimana bila kita adakan sharing, santai, sarasehan, diskusi ttg hal
ini<BR>
>di forum tersendiri agar tidak banyak "mengganggu" kawan2 board
terutama pak<BR>
>Moderator yg sudah pening ngurusi membernya yg suka bandel2 spt kita
ini?<BR>
>Sebab kalo lewat japri saja, cenderung menjadi tumpahan uneg2 saja &
tdk<BR>
>pernah jadi wujud.<BR>
><BR>
>Salam,....<BR>
>GN<BR>
><BR>
><BR>
><BR>
>----- Original Message -----<BR>
>From: "medrial" <medrial@dualsoftsolutions.com><BR>
>To: <indo_logistician@yahoogroups.com><BR>
>Sent: Monday, September 19, 2005 10:28 AM<BR>
>Subject: RE: [ALI] Biaya naik Karena BBM?<BR>
><BR>
><BR>
>><BR>
>> Saya ingin mepertajam pertanyaan saya. Apa masalah kita
sebenarnya,<BR>
>terutama dalam hal logistik atau sepanjang value stream kita, yang
membuat<BR>
>kita kalah bersaing? Saya menangkap kesan, kita terlalu cepat
menyalahkan<BR>
>pihak lain atau melempar masalah keluar. Padahal masalah ada di dapur
kita.<BR>
>> Katakanlah kita masih tergantung pada BBM, toh orang lain juga.
Tapi<BR>
>kenapa kita kalah bersaing? Ini bukan berarti kita tak perlu
memikirkan<BR>
>energi alternatif ke depan.<BR>
>> Maksud saya, peluang kita untuk menang bersaing masih terbuka lebar
kalau<BR>
>kita menjawab pertanyaan di atas. Kalau kita buru-buru menyalahkan
kenaikan<BR>
>BBM, maka diskusi kita harus di miling list lain, atau kita ke
gedung<BR>
>pemerintah dan DPR. Bukan diskusi, tapi demo.<BR>
>> Dugaan saya, banyak perusahaan kita yang masih tidak aware dengan
waste<BR>
>disepanjang value streamnya atau value chain nya. Mungkin kita sudah
merasa<BR>
>kerja keras, tapi did not smart enough, yet to compete with others.
Selamat<BR>
>berdiskusi.<BR>
>> Medrial Alamsyah<BR>
>> President Director<BR>
>> PT. Dualsoft Solutions Indonesia<BR>
>> YKKPT Building, 2nd Floor,<BR>
>> Jl. Iskandarsyah I/2, Kebayoran Baru<BR>
>> Jakarta 12160, INDONESIA<BR>
>> Tel: 62-21-727 89575, 727 92916<BR>
>> Fax: 62-21-727 93031<BR>
>><BR>
>><BR>
>> ---------- Original Message ----------------------------------<BR>
>> From: Bagus Arianto <bejujag@yahoo.com><BR>
>> Reply-To: indo_logistician@yahoogroups.com<BR>
>> Date:  Sat, 17 Sep 2005 19:35:54 -0700 (PDT)<BR>
>><BR>
>> ><html><body><BR>
>> ><BR>
>> ><BR>
>> ><tt><BR>
>> >saya rasa yg didiskusikan tidak melenceng dari masalah<BR><BR>
>> >logistik dan chain management. kenaikan bbm menurut<BR><BR>
>> >saya cukup relevan dangan masalah logistik. jadi saya<BR><BR>
>> >tidak melihat masalah kenapa diskusi ini mesti diganti<BR><BR>
>> >arahnya.<BR><BR>
>> ><BR><BR>
>> ><BR><BR>
>> >wassalam,<BR><BR>
>> ><BR><BR>
>> ><BR><BR>
>> >bagus arianto<BR><BR>
>> ><BR><BR>
>> >--- Zaldy Ilham Masita <zmasita@indosat.net.id> wrote:<BR><BR>
>> ><BR><BR>
>> >> Rekan-rekan, harap tetap fokus diskusinya ke arah<BR><BR>
>> >> logistics dan SC. Jgn<BR><BR>
>> >> melebar ke masalah yg umum.<BR><BR>
>> >> Thanks<BR><BR>
>> >> Zaldy<BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >> ________________________________________<BR><BR>
>> >> From: indo_logistician@yahoogroups.com<BR><BR>
>> >> [mailto:indo_logistician@yahoogroups.com] On Behalf<BR><BR>
>> >> Of Tedy Arief Susila<BR><BR>
>> >> Sent: 16 September 2005 14:22<BR><BR>
>> >> To: indo_logistician@yahoogroups.com<BR><BR>
>> >> Subject: Re: [ALI] Biaya naik Karena BBM?<BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >> Bapak,<BR><BR>
>> >> Sungguh sulit menjawab pertanyaan tsb. Kl boleh sy<BR><BR>
>> >> meng-komentari, saya<BR><BR>
>> >> teringat dengan nasehat dari Aa Gym, "persaingan<BR><BR>
>> >> itulah yang membuat kita<BR><BR>
>> >> besar", jadi intinya jangan takut bersaing.Cari<BR><BR>
>> >> terobosan dan berusaha<BR><BR>
>> >> menjadi trendsetter. Naiknya harga minyak dunia<BR><BR>
>> >> tidak hanya menghantam<BR><BR>
>> >> Indonesia, tp seluruh dunia pada umumnya. Oleh<BR><BR>
>> >> karena itu perlunya<BR><BR>
>> >> diversifikasi dalam bidang energi menjadi solusi,<BR><BR>
>> >> karena sebagian besar<BR><BR>
>> >> produksi di Indonesia bergantung pada BBM.Selain itu<BR><BR>
>> >> ada beberapa faktor<BR><BR>
>> >> lain yang juga menentukan kalah bersaingnya produk<BR><BR>
>> >> Indonesia,:karena kalah<BR><BR>
>> >> bersaing dalam kualitas dan mutu, adanya proteksi<BR><BR>
>> >> dari neg.tujuan, biaya tak<BR><BR>
>> >> terduga yang luar biasa (baca:pungutan) dan<BR><BR>
>> >> perhatian pemerintah terhadap<BR><BR>
>> >> pengusaha yang kurang atau mungkin bapak juga pernah<BR><BR>
>> >> mendengar kayu dari<BR><BR>
>> >> hutan Indonesia yang dokumennya berubah menjadi<BR><BR>
>> >> China sebagai pengekspor,<BR><BR>
>> >> bukti nyata jaminan kepastian hukum dan aparatur<BR><BR>
>> >> negara di Indonesia yang<BR><BR>
>> >> kurang, juga penyebab salah satunya.<BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >> Rgds<BR><BR>
>> >> Trisula<BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >> ----- Original Message -----<BR><BR>
>> >> From: "medrial" <medrial@dualsoftsolutions.com><BR><BR>
>> >> To: <indo_logistician@yahoogroups.com><BR><BR>
>> >> Sent: Friday, September 16, 2005 1:00 PM<BR><BR>
>> >> Subject: [ALI] Biaya naik Karena BBM?<BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >> Saya tidak bisa membantah kalkulasi kawan-kawan soal<BR><BR>
>> >> implikasi kenaikan<BR><BR>
>> >> biaya akibat kenaikan BBM. Itu hanya soal matematika<BR><BR>
>> >> biasa saja, tak akan<BR><BR>
>> >> ada yang bisa membantah.<BR><BR>
>> >> Mungkin lebih menarik untuk mendiskusikan pertanyaan<BR><BR>
>> >> berikut: harga BBM di<BR><BR>
>> >> Indonesia adalah termasuk yang termurah di dunia (1<BR><BR>
>> >> sampai dengan 3 besar<BR><BR>
>> >> termurah, tergantung jenis), namun mengapa ketika<BR><BR>
>> >> harga BBM murah itu produk<BR><BR>
>> >> kita tetap tidak bisa bersaing dibandingkan negara<BR><BR>
>> >> yang BBM nya lebih mahal?<BR><BR>
>> >> Ingat pula, harga buruh kita juga rendah, lho.<BR><BR>
>> >> Menurut saya kalau kita bisa menjawab pertanyaan<BR><BR>
>> >> tersebut, maka kita tak<BR><BR>
>> >> perlu pusing dengan kenaikan BBM yang masih jauh di<BR><BR>
>> >> bawah harga pasar dunia.<BR><BR>
>> >> Medrial Alamsyah<BR><BR>
>> >> President Director<BR><BR>
>> >> PT. Dualsoft Solutions Indonesia<BR><BR>
>> >> YKKPT Building, 2nd Floor,<BR><BR>
>> >> Jl. Iskandarsyah I/2, Kebayoran Baru<BR><BR>
>> >> Jakarta 12160, INDONESIA<BR><BR>
>> >> Tel: 62-21-727 89575, 727 92916<BR><BR>
>> >> Fax: 62-21-727 93031<BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >> ---------- Original Message<BR><BR>
>> >> ----------------------------------<BR><BR>
>> >> From: "Febri" <wfg_mgr1@seid.sharp-world.com><BR><BR>
>> >> Reply-To: indo_logistician@yahoogroups.com<BR><BR>
>> >> Date: Fri, 16 Sep 2005 12:23:46 +0700<BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >> ><html><body><BR><BR>
>> >> ><BR><BR>
>> >> ><BR><BR>
>> >> ><tt><BR><BR>
>> >> >Dear Rekan - rekan.<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >Selain komponen maintenance/spare part, BBM, Supir<BR><BR>
>> >> jangan lupa juga<BR><BR>
>> >> masukan<BR><BR><BR>
>> >> >efek domino dari kenaikan BBM tersebut.<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >Salah satu contohnya adalah kemungkinan kenaikan<BR><BR>
>> >> biaya handling (bongkar<BR><BR>
>> >> &<BR><BR><BR>
>> >> >muat) karena transport cost tidak bisa hanya di<BR><BR>
>> >> hitung dari running<BR><BR>
>> >> cost-nya<BR><BR><BR>
>> >> >saja melainkan juga ada cost - cost yang diluar<BR><BR>
>> >> running cost, misalnya<BR><BR><BR>
>> >> >insurance, fleet registrasi, handling load &<BR><BR>
>> >> unload, dsb. Belum lagi<BR><BR>
>> >> jika<BR><BR><BR>
>> >> >ada efek kenaikan dari penyeberangan dan ocean<BR><BR>
>> >> freight serta port<BR><BR>
>> >> handling.<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >Salam,<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >Aulia Febrial Fatwa<BR><BR><BR>
>> >> >Hp : 0815 184 9596<BR><BR><BR>
>> >> >Flexi : 021 702 25 797<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> > <BR><BR><BR>
>> >> >-----Original Message-----<BR><BR><BR>
>> >> >From: indo_logistician@yahoogroups.com<BR><BR><BR>
>> >> >[mailto:indo_logistician@yahoogroups.com] On Behalf<BR><BR>
>> >> Of PT. Citra<BR><BR>
>> >> Transport<BR><BR><BR>
>> >> >Logistic<BR><BR><BR>
>> >> >Sent: Friday, September 16, 2005 11:15 AM<BR><BR><BR>
>> >> >To: indo_logistician@yahoogroups.com<BR><BR><BR>
>> >> >Subject: [ALI] Re: [ALI Re: [IPOMS-APICS] Kenaikan<BR><BR>
>> >> Bahan Bakar Vs<BR><BR>
>> >> Kalkulasi<BR><BR><BR>
>> >> >Biaya<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >kita coba share ulang,<BR><BR><BR>
>> >> >Berikut penjabarannya :<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >untuk pemakaian mobil 1 trip pengiriman<BR><BR><BR>
>> >> >Komponennya adalah :<BR><BR><BR>
>> >> >Maintenance/spare part : 30%<BR><BR><BR>
>> >> >113,5% adalah asumsi 50% kenaikan sollar (27%)=<BR><BR>
>> >> 13,5%+100% = 113.5%<BR><BR><BR>
>> >> >= 113,5x30% = 34,05-30% = 4,05%<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >Pendapatan Supir : 15%<BR><BR><BR>
>> >> >110 % adalah 100%+10 (inflasi rata2 kenaikan tahun<BR><BR>
>> >> 2004)= 110%<BR><BR><BR>
>> >> >= 110x15% = 16,5-15% = 1,5 %<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >Sollar : 35 %<BR><BR><BR>
>> >> >= 127x35% = 44.45 - 35 = 9.45 %<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >Jadi menurut perhitungan yang saya berikan jumlah<BR><BR>
>> >> keseluruhan untuk<BR><BR><BR>
>> >> >kenaikan adalah : 4.05% + 1.5% + 9.45% = 15%<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >jadi asumsi saya kenaikan yang wajar adalah 13,5% -<BR><BR>
>> >> 15%<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >Smoga membantu,<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >Terima kasih<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >Janto<BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> ><BR><BR><BR>
>> >> >Bung Rifa'i,<BR><BR><BR>
>> >> >> Pertanyaan Anda lebih relevan dibahas di milis<BR><BR>
>> >> ALI (Asosiasi Logistik<BR><BR><BR>
>> >> >> Indonesia), dan banyak sekali teman yg concern<BR><BR>
>> >> thd masalah ini dan<BR><BR>
>> >> akan<BR><BR><BR>
>> >> >> dgn<BR><BR><BR>
>> >> >> senang hati membahasnya. Oya, milisnya adalah<BR><BR><BR>
>> >> >> indo_logistician@yahoogroups.com<BR><BR><BR>
>> >> >> Salam,<BR><BR><BR>
>> >> >> meidi<BR><BR><BR>
>> >> >><BR><BR><BR>
>> >> >><BR><BR><BR>
>> >> >> On 9/15/05, Arik Rifai <arik@pacificindomas.com><BR><BR>
>> >> wrote:<BR><BR><BR>
>> >> >>><BR><BR><BR>
>> >> >>> Dear IPOMS-ers,<BR><BR><BR>
>> >> >>><BR><BR><BR>
>> >> >>> Sebentar lagi pemerintah akan menaikkan harga<BR><BR>
>> >> BBM (industri & non<BR><BR><BR>
>> >> >>> industri) sesuai dgn harga pasar dunia yang<BR><BR>
>> >> tentu akan berpengaruh<BR><BR><BR>
>> >> >>> langsung<BR><BR><BR>
>> >> >>> ke dalam perhitungan biaya (pokok)<BR><BR>
>> >> penjualan.<BR><BR><BR>
>> >> >>><BR><BR><BR>
>> >> >>> Saya mengharapkan masukan dari para praktisi di<BR><BR>
>> >> forum ini tentang<BR><BR><BR>
>> >> <BR><BR>
>> >=== message truncated ===<BR><BR>
>> ><BR><BR>
>> ><BR><BR>
>> ><BR><BR>
>> > <BR><BR>
>> >__________________________________ <BR><BR>
>> >Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 <BR><BR>
>> ><a href="<a
href="http://mail.yahoo.com">http://mail.yahoo.com</a>"><a
href="http://mail.yahoo.com">http://mail.yahoo.com</a></a><BR><BR>
>> ></tt><BR>
>> ><BR>
>> ><BR>
>> ><!-- |**|begin egp html banner|**| --><BR>
>> ><BR>
>> ><br><br><BR>
>> ><tt><BR>
>> >Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas
SDM<BR>
>Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri<BR>
>logistik di Indonesia" www.ali.web.id<BR><BR>
>> ><BR><BR>
>> >"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"<BR><BR>
>> ></tt><BR>
>> ><br><br><BR>
>> ><BR>
>> ><!-- |**|end egp html banner|**| --><BR>
>> ><BR>
>> ><BR>
>> ><BR>
>> ><BR>
>> ><!-- |**|begin egp html banner|**| --><BR>
>> ><BR>
>> ><br><BR>
>> >  <div style="text-align:center; color:#909090; width:500px;"><BR>
>> >  <hr style="border-bottom:1px; width:500px; text-align:left;"><BR>
>> >  <tt>YAHOO! GROUPS LINKS</tt><BR>
>> ></div><BR>
>> ><br><BR>
>> ><ul><BR>
>> >  <tt><li type=square> Visit your group "<a<BR>
>href="<a
href="http://groups.yahoo.com/group/indo_logistician">http://groups.yaho
o.com/group/indo_logistician</a>">indo_logistician</a>"<BR>
>on the web.<br> </tt><BR>
>> >  <tt><li type=square> To unsubscribe from this group, send an
email<BR>
>to:<br> <a<BR>
>href="mailto:indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com?subject=Unsub
scrib<BR>
>e">indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com</a><br> </tt><BR>
>> >  <tt><li type=square> Your use of Yahoo! Groups is subject to the
<a<BR>
>href="<a
href="http://docs.yahoo.com/info/terms/">http://docs.yahoo.com/info/term
s/</a>">Yahoo! Terms of Service</a>.</tt><BR>
>> ></ul><BR>
>> ><br><BR>
>> ><div style="text-align:center; color:#909090; width:500px;"><BR>
>> >  <hr style="border-bottom:1px; width:500px; text-align:left;"><BR>
>> ></div><BR>
>> ></br><BR>
>> ><BR>
>> ><!-- |**|end egp html banner|**| --><BR>
>> ><BR>
>> ><BR>
>> ></body></html><BR>
>> ><BR>
>> ><BR>
>> ><BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>> ________________________________________________________________<BR>
>> Sent via the WebMail system at dualsoftsolutions.com<BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>> Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas
SDM<BR>
>Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri<BR>
>logistik di Indonesia" www.ali.web.id<BR>
>><BR>
>> "Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"<BR>
>><BR>
>> Yahoo! Groups Links<BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
>><BR>
><BR>
></tt>
>
>
><!-- |**|begin egp html banner|**| -->
>
><br><br>
><tt>
>Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id<BR>
><BR>
>"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"<BR>
></tt>
><br><br>
>
><!-- |**|end egp html banner|**| -->
>
>

>
><!-- |**|begin egp html banner|**| -->
>
><br>
>  <div style="text-align:center; color:#909090; width:500px;">
>  <hr style="border-bottom:1px; width:500px; text-align:left;">
>  <tt>YAHOO! GROUPS LINKS</tt>
></div>
><br>
><ul>
>  <tt><li type=square> Visit your group "<a
href="http://groups.yahoo.com/group/indo_logistician">indo_logistician</
a>" on the web.<br> </tt>
>  <tt><li type=square> To unsubscribe from this group, send an email
to:<br> <a
href="mailto:indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com?subject=Unsubs
cribe">indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com</a><br> </tt>
>  <tt><li type=square> Your use of Yahoo! Groups is subject to the <a
href="http://docs.yahoo.com/info/terms/">Yahoo! Terms of
Service</a>.</tt>
></ul>
><br>
><div style="text-align:center; color:#909090; width:500px;">
>  <hr style="border-bottom:1px; width:500px; text-align:left;">
></div>
></br>
>
><!-- |**|end egp html banner|**| -->
>
>
></body></html>
>
>
>
>





________________________________________________________________
Sent via the WebMail system at dualsoftsolutions.com



                  



________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 4        
   Date: Thu, 22 Sep 2005 19:38:37 -0700 (PDT)
   From: Didi Azhari <didi_azhari@yahoo.com>
Subject: Re: Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC

Pak Rahman,

Terima kasih untuk inputnya.Pada dasarnya saya sependapat dengan bapak
dimana pelaku bisnis yang lebih tahu dimana bisa mengimbangi antara
demand and supply. Kebetulan posisi saya ada di tengah-tengah demand and
supply jadi sangat penting sekali dari sisi demand bisa dapat saya
kejar-kejar dengan segmentasi posisi yang terarah dengan mendukungan
sisi supply yang saya sangat bergantungan dengan posisi safety stock.

Pada penerapan posisi safety stock kami sudah memilki angka untuk setiap
barang kami dan lead-time untuk proses produksi dari raw material ke
finish good sudah kami pertimbangkan juga. Yang saya mendapatkan
kesulitan adalah andaikata kita sudah mempunya safety stock 1000 kaleng.
Lead-Time untuk membuat kaleng tersebut memerlukan 5 hari (di tempat
saya menghitung produksi dalam calendar days dan bukan business days).
Pada saat inventory level ada 700, pertanyaan saya apakah harus menunggu
sampai stock level 0 atau 250 kaleng untuk disiapkan produksi kembali
untuk mencapai safety stock 1000 kaleng, dimana peran re-order point
disini? dan belum tentu lead-time tersebut dapat memenuhi demand.

Terima kasih atas perhatiannya.

thks, didi


Rahman Priyono <rahman.priyono@philips.com> wrote:
Pak Didi,

Kita menetapkan re-order point untuk menjaga agar stok barang tetap
tersedia sampai kita menerima supply baru.   Misalnya, rata-rata kita
menjual barang sebanyak 100 kaleng per minggu.  Bila order lead time
yang
diperlukan mulai dari buat PO sampai supply baru tiba adalah 2 minggu,
maka re-order level yang dperlukan adalah 200 kaleng.   Dengan demikian
tepat pada saat stok habis, supply baru sudah kita terima.

Namun kenyataanya tidak selalu seindah hitungan diatas.  Ada kalanya
dalam
2 minggu tersebut ada permintaan sebanyak 3 kaleng.  Bila kita tidak
punya
safety stock maka akan mengalami loss sales sebanyak 100 kaleng.
Disinilah
gunanya punya safety stock.  Berapa besarnya safety stock tidak ada
rumusan yang pasti karena (1) pelaku bisnis yang bisa memperkirakan
seberapa besar deviasi sales per minggu, (2) pelaku bisnis sendirilah
yang
bisa memberikan penilaian berapa "mahalnya" loss sales tersebut.  Bisa
jadi potensi kehilangan profitnya tidak seberapa, namun service level
nya
ke customer jadi jelek bahkan ini memberikan kesempatan pada customer
kita
untuk melirik produk milik competitor.  Sekali dia pindah, belum tentu
dia
balik beli dari kita lagi walaupun stok sudah tersedia.  Atau
sebaliknya,
bila kita sangat dominan di pasar, bisa saja bersikap sedikit arogan;
biar
saja kehabisan stok, toh customer pasti mau menunggu sampai barang kita
tiba.

Semoga ini menjawab pertanyaan anda.


Salam,
Rahman Priyono










Didi Azhari <didi_azhari@yahoo.com>
Sent by:
indo_logistician@yahoogroups.com
2005-09-22 03:59 PM
Please respond to
indo_logistician@yahoogroups.com


To
indo_logistician@yahoogroups.com
cc

Subject
[ALI] Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC
Classification







Dear ALI'ers

Saya ingin menanyakan mengenai kebijakan re-order point dan safety
stock.
Definisi ROP dan Safetystock bagaimana?

Disini saya ada kasus:

Apakah yang disebut dengan safety stock. Secara sistem kita men-set
safety
stock contohnya 1000 kaleng, tapi inventory selalu ada 800 kaleng dan
pada
saat ada order 950 kita tidak dapat deliver karena stock hanya ada 800
kaleng dan 150 tidak ada dalam forecast. Apakah sebagai PPIC harusnya
minimum mempunyai kaleng sejumlah 1000 kaleng? kemudian apabila ada
safestock 1000 dan existing order ada 900 an ada forecast 1500 apakah
tidak bisa diproduksi 600 kaleng lagi? Disini saya ingin mempertanyakan
pengalaman-pengalaman rekan-rekan ALI'ers khususnya dibidang PPIC.
Mungkin
bisa kasih saya gambaran. Apa kegunaan dari Re-Order Point dan Safety
Stock disini?

Terima kasih atas waktunya. Maklum saya masih awam.


thanks and regards,

didi azhari






---------------------------------
Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

[Non-text portions of this message have been removed]




Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri
logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"

Yahoo! Groups Links









[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance training Supply chain logistics management Business
finance course Business finance online course Business finance class
Business finance degree online

---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS


    Visit your group "indo_logistician" on the web.
 
    To unsubscribe from this group, send an email to:
indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com
 
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



---------------------------------






__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]



________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 5        
   Date: Fri, 23 Sep 2005 09:56:52 +0700
   From: "ERFAN" <erfan@id.loreal.com>
Subject: RE: Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC

Dear Pak Didi,



Setahu saya safety stock itu adalah minimal stok yang harus kita punya.

Akan lebih baik bila safety stock bapak dapat mengcover lead time untuk

mendapatkan stock kaleng yang baru, dalam hal ini 5 hari.

Weekly stok bapak tentunya nanti akan sejumlah safety stock + jumlah

order per minggu.

Jadi, begitu stok bapak menyentuh jumlah safety stock maka ini akan

memicu untuk memesan kaleng sesuai dengan jumlah jualan mingguan.

Jumlah kaleng yang dipesan sendiri akan sesuai dengan MOQ dari supplier

bapak atau berapa kaleng yang terjual dari minggu lalu atau yang akan

dijual di minggu berikutnya.



Mudah2an ini bisa membantu.



Salam,

Erfan



-----Original Message-----

From: indo_logistician@yahoogroups.com

[mailto:indo_logistician@yahoogroups.com] On Behalf Of Didi Azhari

Sent: Friday, September 23, 2005 9:39 AM

To: indo_logistician@yahoogroups.com

Subject: Re: [ALI] Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC



Pak Rahman,



Terima kasih untuk inputnya.Pada dasarnya saya sependapat dengan bapak

dimana pelaku bisnis yang lebih tahu dimana bisa mengimbangi antara

demand and supply. Kebetulan posisi saya ada di tengah-tengah demand and

supply jadi sangat penting sekali dari sisi demand bisa dapat saya

kejar-kejar dengan segmentasi posisi yang terarah dengan mendukungan

sisi supply yang saya sangat bergantungan dengan posisi safety stock.



Pada penerapan posisi safety stock kami sudah memilki angka untuk setiap

barang kami dan lead-time untuk proses produksi dari raw material ke

finish good sudah kami pertimbangkan juga. Yang saya mendapatkan

kesulitan adalah andaikata kita sudah mempunya safety stock 1000 kaleng.

Lead-Time untuk membuat kaleng tersebut memerlukan 5 hari (di tempat

saya menghitung produksi dalam calendar days dan bukan business days).

Pada saat inventory level ada 700, pertanyaan saya apakah harus menunggu

sampai stock level 0 atau 250 kaleng untuk disiapkan produksi kembali

untuk mencapai safety stock 1000 kaleng, dimana peran re-order point

disini? dan belum tentu lead-time tersebut dapat memenuhi demand.



Terima kasih atas perhatiannya.



thks, didi





Rahman Priyono <rahman.priyono@philips.com> wrote:

Pak Didi,



Kita menetapkan re-order point untuk menjaga agar stok barang tetap

tersedia sampai kita menerima supply baru.   Misalnya, rata-rata kita

menjual barang sebanyak 100 kaleng per minggu.  Bila order lead time

yang

diperlukan mulai dari buat PO sampai supply baru tiba adalah 2 minggu,

maka re-order level yang dperlukan adalah 200 kaleng.   Dengan demikian

tepat pada saat stok habis, supply baru sudah kita terima.



Namun kenyataanya tidak selalu seindah hitungan diatas.  Ada kalanya

dalam

2 minggu tersebut ada permintaan sebanyak 3 kaleng.  Bila kita tidak

punya

safety stock maka akan mengalami loss sales sebanyak 100 kaleng.

Disinilah

gunanya punya safety stock.  Berapa besarnya safety stock tidak ada

rumusan yang pasti karena (1) pelaku bisnis yang bisa memperkirakan

seberapa besar deviasi sales per minggu, (2) pelaku bisnis sendirilah

yang

bisa memberikan penilaian berapa "mahalnya" loss sales tersebut.  Bisa

jadi potensi kehilangan profitnya tidak seberapa, namun service level

nya

ke customer jadi jelek bahkan ini memberikan kesempatan pada customer

kita

untuk melirik produk milik competitor.  Sekali dia pindah, belum tentu

dia

balik beli dari kita lagi walaupun stok sudah tersedia.  Atau

sebaliknya,

bila kita sangat dominan di pasar, bisa saja bersikap sedikit arogan;

biar

saja kehabisan stok, toh customer pasti mau menunggu sampai barang kita

tiba.



Semoga ini menjawab pertanyaan anda.





Salam,

Rahman Priyono





















Didi Azhari <didi_azhari@yahoo.com>

Sent by:

indo_logistician@yahoogroups.com

2005-09-22 03:59 PM

Please respond to

indo_logistician@yahoogroups.com





To

indo_logistician@yahoogroups.com

cc



Subject

[ALI] Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC

Classification















Dear ALI'ers



Saya ingin menanyakan mengenai kebijakan re-order point dan safety

stock.

Definisi ROP dan Safetystock bagaimana?



Disini saya ada kasus:



Apakah yang disebut dengan safety stock. Secara sistem kita men-set

safety

stock contohnya 1000 kaleng, tapi inventory selalu ada 800 kaleng dan

pada

saat ada order 950 kita tidak dapat deliver karena stock hanya ada 800

kaleng dan 150 tidak ada dalam forecast. Apakah sebagai PPIC harusnya

minimum mempunyai kaleng sejumlah 1000 kaleng? kemudian apabila ada

safestock 1000 dan existing order ada 900 an ada forecast 1500 apakah

tidak bisa diproduksi 600 kaleng lagi? Disini saya ingin mempertanyakan

pengalaman-pengalaman rekan-rekan ALI'ers khususnya dibidang PPIC.

Mungkin

bisa kasih saya gambaran. Apa kegunaan dari Re-Order Point dan Safety

Stock disini?



Terima kasih atas waktunya. Maklum saya masih awam.





thanks and regards,



didi azhari













---------------------------------

Yahoo! for Good

Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.



[Non-text portions of this message have been removed]









Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM

Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi

industri

logistik di Indonesia" www.ali.web.id



"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"



Yahoo! Groups Links



















[Non-text portions of this message have been removed]







Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM

Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi

industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id



"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"









SPONSORED LINKS

Business finance training Supply chain logistics management Business

finance course Business finance online course Business finance class

Business finance degree online



---------------------------------

YAHOO! GROUPS LINKS





    Visit your group "indo_logistician" on the web.

 

    To unsubscribe from this group, send an email to:

indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com

 

    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.







---------------------------------













__________________________________________________

Do You Yahoo!?

Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around

http://mail.yahoo.com



[Non-text portions of this message have been removed]










Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM

Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi

industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id



"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"



Yahoo! Groups Links













-----------------------------------------

This message and any attachments are confidential and intended solely

for the addressees. If you receive this message in error, please delete

it and immediately notify the sender. If the reader of this message is

not the intended recipient, you are hereby notified that any

unauthorized use, copying or dissemination is prohibited. E-mails are

susceptible to alteration. Neither LOREAL nor any of its subsidiaries

or affiliates shall be liable for the message if altered, changed or

falsified.




________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 6        
   Date: Fri, 23 Sep 2005 11:42:57 +0700
   From: Rahman Priyono <rahman.priyono@philips.com>
Subject: Re: Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC

Pak Didi,

Sorry, mungkin saya kurang menjelaskan detailnya.

Re-order quantity = Safety stock + lead time quantity.

Safety stock gunanya untuk mengantisipasi lonjakan permintaan diluar
perhitungan atau bila terjadi kelambatan produksi.  Bila kondisinya
begitu
ideal dimana lead time produksi selalu sama dan kecepatan penjualan juga

sama tanpa deviasi, maka anda tidak membutuhkan safety stock.

Pada contoh seperti yang anda sebut dimana perlu 5 hari untuk
memproduksi
kaleng baru, maka lead time quantity nya adalah sejumlah penjualan 5
hari.
Dengan demikian pada saat stock kaleng = 0, produksi baru sudah
tersedia
dan siap dijual.

Bila kondisinya tidak ideal (umumnya begitu), maka makin besar ketidak
pastian pada sisi produksi atau penjualan maka akan makin besar pula
jumlah safety stock yang diperlukan untuk mencegah jangan sampai terjadi

loss sales.


Salam,
Rahman Priyono










Didi Azhari <didi_azhari@yahoo.com>
Sent by:
indo_logistician@yahoogroups.com
2005-09-23 09:38 AM
Please respond to
indo_logistician@yahoogroups.com


To
indo_logistician@yahoogroups.com
cc

Subject
Re: [ALI] Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC
Classification







Pak Rahman,

Terima kasih untuk inputnya.Pada dasarnya saya sependapat dengan bapak
dimana pelaku bisnis yang lebih tahu dimana bisa mengimbangi antara
demand
and supply. Kebetulan posisi saya ada di tengah-tengah demand and supply

jadi sangat penting sekali dari sisi demand bisa dapat saya kejar-kejar
dengan segmentasi posisi yang terarah dengan mendukungan sisi supply
yang
saya sangat bergantungan dengan posisi safety stock.

Pada penerapan posisi safety stock kami sudah memilki angka untuk setiap

barang kami dan lead-time untuk proses produksi dari raw material ke
finish good sudah kami pertimbangkan juga. Yang saya mendapatkan
kesulitan
adalah andaikata kita sudah mempunya safety stock 1000 kaleng. Lead-Time

untuk membuat kaleng tersebut memerlukan 5 hari (di tempat saya
menghitung
produksi dalam calendar days dan bukan business days). Pada saat
inventory
level ada 700, pertanyaan saya apakah harus menunggu sampai stock level
0
atau 250 kaleng untuk disiapkan produksi kembali untuk mencapai safety
stock 1000 kaleng, dimana peran re-order point disini? dan belum tentu
lead-time tersebut dapat memenuhi demand.

Terima kasih atas perhatiannya.

thks, didi


Rahman Priyono <rahman.priyono@philips.com> wrote:
Pak Didi,

Kita menetapkan re-order point untuk menjaga agar stok barang tetap
tersedia sampai kita menerima supply baru.   Misalnya, rata-rata kita
menjual barang sebanyak 100 kaleng per minggu.  Bila order lead time
yang
diperlukan mulai dari buat PO sampai supply baru tiba adalah 2 minggu,
maka re-order level yang dperlukan adalah 200 kaleng.   Dengan demikian
tepat pada saat stok habis, supply baru sudah kita terima.

Namun kenyataanya tidak selalu seindah hitungan diatas.  Ada kalanya
dalam

2 minggu tersebut ada permintaan sebanyak 3 kaleng.  Bila kita tidak
punya

safety stock maka akan mengalami loss sales sebanyak 100 kaleng.
Disinilah

gunanya punya safety stock.  Berapa besarnya safety stock tidak ada
rumusan yang pasti karena (1) pelaku bisnis yang bisa memperkirakan
seberapa besar deviasi sales per minggu, (2) pelaku bisnis sendirilah
yang

bisa memberikan penilaian berapa "mahalnya" loss sales tersebut.  Bisa
jadi potensi kehilangan profitnya tidak seberapa, namun service level
nya
ke customer jadi jelek bahkan ini memberikan kesempatan pada customer
kita

untuk melirik produk milik competitor.  Sekali dia pindah, belum tentu
dia

balik beli dari kita lagi walaupun stok sudah tersedia.  Atau
sebaliknya,
bila kita sangat dominan di pasar, bisa saja bersikap sedikit arogan;
biar

saja kehabisan stok, toh customer pasti mau menunggu sampai barang kita
tiba.

Semoga ini menjawab pertanyaan anda.


Salam,
Rahman Priyono










Didi Azhari <didi_azhari@yahoo.com>
Sent by:
indo_logistician@yahoogroups.com
2005-09-22 03:59 PM
Please respond to
indo_logistician@yahoogroups.com


To
indo_logistician@yahoogroups.com
cc

Subject
[ALI] Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC
Classification







Dear ALI'ers

Saya ingin menanyakan mengenai kebijakan re-order point dan safety
stock.
Definisi ROP dan Safetystock bagaimana?

Disini saya ada kasus:

Apakah yang disebut dengan safety stock. Secara sistem kita men-set
safety

stock contohnya 1000 kaleng, tapi inventory selalu ada 800 kaleng dan
pada

saat ada order 950 kita tidak dapat deliver karena stock hanya ada 800
kaleng dan 150 tidak ada dalam forecast. Apakah sebagai PPIC harusnya
minimum mempunyai kaleng sejumlah 1000 kaleng? kemudian apabila ada
safestock 1000 dan existing order ada 900 an ada forecast 1500 apakah
tidak bisa diproduksi 600 kaleng lagi? Disini saya ingin mempertanyakan
pengalaman-pengalaman rekan-rekan ALI'ers khususnya dibidang PPIC.
Mungkin

bisa kasih saya gambaran. Apa kegunaan dari Re-Order Point dan Safety
Stock disini?

Terima kasih atas waktunya. Maklum saya masih awam.


thanks and regards,

didi azhari






---------------------------------
Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

[Non-text portions of this message have been removed]




Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri

logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"

Yahoo! Groups Links









[Non-text portions of this message have been removed]



Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri
logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance training Supply chain logistics management Business
finance course Business finance online course Business finance class
Business finance degree online

---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS


    Visit your group "indo_logistician" on the web.

    To unsubscribe from this group, send an email to:
indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com

    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.



---------------------------------






__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]




Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri
logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"

Yahoo! Groups Links









[Non-text portions of this message have been removed]



________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 7        
   Date: Thu, 22 Sep 2005 23:35:24 -0700
   From: "susan" <susan@ali.web.id>
Subject: Corporate Freinds ALI

Dear Aliers,

kepada semua ALI member mohon bantuannya untuk menyebarkan/mempromosikan
email ini kepada perusahaan Anda masing-masing,

Regards,
Susan


ALI (Asosiasi Logistik Indonesia - http://www.ali.web.id
<http://www.ali.web.id/> ), is a non profit organization for the Supply
Chain & Logistics profession in Indonesia.  ALI is open to Indonesian
citizens who work as practitioners, academicians, regulation makers, or
observers in the field of supply chain & logistics management. ALI's
membership is individual. ALI was opened to public membership in January
2003.

As a non profit organization, ALI opens opportunities to companies to be
ALI corporate friends thru fund contribution, which will be the support
for developing and growing the community of Supply Chain and Logistics
Management field in Indonesia. ALI has formulated regular programs as
the followings: 1-Day Workshops, Half - Day Seminars, Special
Workshops/Trainings, ALI Nite (Members Gatherings), Book/Case reviews,
Research and Study, Etc.

Funds contributed by corporate friends of ALI will be used to support
ALI's activities with compensation of benefits from ALI as the
followings:

1. Corporate Friends logos will be incorporated in ALI banner/backdrop
displayed at all ALI regular programs (excluding ALI special events such
as conference & exhibition).
2. Company name mentions at ALI regular programs.
3. A complimentary entry to all ALI regular 'light' programs & special
discount for ALI regular 'heavy' programs (2 or 4 days
workshops/trainings).
4. Placement of corporate electronic logo on ALI Website (size to be
determined by ALI) with link to company's corporate website.
5. Display of company's brochures/trade literature in ALI Office. 6.
Display/distribution of brochures (at registration desk or table of
participants) at all ALI regular programs.
7. Preference/priority to become sponsors of ALI special events such as
conference & exhibition.

Profile of ALI members (per August 2005) based on group of industry:

- Manufactures 30.1%
- Logistics Service Provider 31.6%
- Distributors & Trading 21.1%
- Information Tech. & Telecommunication 7.3 %
- Educations, Consultants & Trade Service 6.5%
- Oil & gas 3.2%
- Properties, Contractors & Equipment Suppliers 2.1%
- Retail & Direct Selling 0.9%
- Others 6.1%

Total ALI Mailing List Member 1.310+Pax
Total ALI Registered members 973+Pax

To know our schedule events, please feel free to visit our website:
http://www.ali.web.id <http://www.ali.web.id/> , click News and Events
(scheduled events), and ALI future events until 2005:

- 28 Sept '05, Book Review: Supply Chain Management, The Top 5
Performance Disciplines
- 19 October '05, ALI Nite - Indologistician gathering: Jakarta
- 6 Dec '05, (Short Course) Advanced Customer Service "Delivering Super
Service", Facilitator in Jakarta: Didi Azhari.
- 12 - 16 Dec '05, 4-Day Supply Chain Performance Measurement &
Benchmarking/SCOR Training, Facilitator in Jakarta: Ramlee Ibrahim, MBA,
MSc, LLB (Hons), CIRM from Singapore
- December '05, Small Conference & Exhibition: Logistic Competency,
Jakarta

For more information, please contact Chrissa/Susan, Email:
chrissa@ali.web.id / susan@ali.web.id, Phone: 521 0294, 9278 7097





[Non-text portions of this message have been removed]



________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 8        
   Date: Fri, 23 Sep 2005 01:31:07 -0700
   From: "susan" <susan@ali.web.id>
Subject: Book Review


Dear ALIers,

Kami masih membuka pendaftaran untuk Book review.
jangan sampai terlewatkan acara ini. Daftarkan diri Anda sekarang
juga...!!!!

Peserta yang sudah mendaftar:
1.      Ahmad Nur Satria
2.      Eber Silalahi dari PT Agung Raya
3.      Antoni Tampubolon dari PT SUI
4.      Meidi
5.      Bambang Sakti dari PT Skha Consulting
6.      Bogi Aditya dari PT Skha Consulting
7.      Yuliawan Suryadi dari PT Skha Consulting
8.      Agus Julianto dari PT Coca-Cola Bottling Indonesia
9.      Pryanggo Sidharta, PT. YCH Indonesia
10.   Setijadi, Widyatama University
11.   Didi Teguh Pribadi, Widyatama University
12.   Tito Gunawan, Honda motor


Regards,
susan


Asosiasi Logistik Indonesia in cooperation with Yayasan Pendidikan
Logistik (YPL) cordially invite you to a Book Review on

Strategic Supply Chain Management
The 5 Disciplines for Top Performance

Author:
Shoshanah Cohen & Joseph Roussel

Will be led by experienced business practitioners:

Andy Ilham Said - ALI Board, LPPM
Soerjo Winarto - PT. Sayap Mas Utama
Suryani Ng - PT. Sayap Mas Utama

Schedule:
Wednesday, September 28, 2005
19.00 - 21.00pm

Venue:
LP2T-Logistik
Ged. BULOG II. 4th Floor
Jl.Kuningan Timur I Blok M2 No. 5
Jakarta Selatan

Contribution Fee:
Rp. 75,000 per person

RSVP:
Chrissa / Susan
Phone. 021- 521 0294, 021 - 9278 7097
Email: chrissa@ali.web.id


BRIEF OF BOOK

Strategic Supply Chain Management
The 5 Disciplines for Top Performance
            Shoshanah Cohen & Joseph Roussel

Product Details:

ISBN 0-07-143217-5 (Hardcover: alk.paper)
Copyright 2005 by The McGraw-Hill Companies, Inc.


ABOUT THE BOOK

Strategic Supply Chain Management, The 5 Disciplines for Top Performance

This book is about the future, not the past. It structures current
emerging best practices in supply chain management into five core
disciplines:

1.         View your supply chain as a strategic asset
2.         Develop and end-to-end process architecture
3.         Design your organization for performance
4.         Build the right collaborative model
5.         Use metrics to drive business success

In doing so, it points to some of the emerging practices likely to
determine future competitiveness. 

"This book will serve as a timeless tool for those looking to transform
their organization's supply chain into a sustainable competitive
advantage", Jim Miller, Vice President, Operations, Cisco Systems


-------- CONFIRMATION --------------------------- (cut here and send by
return email to chrissa@ali.web.id)
I am interested in attending ALI Book Review, September 28, 2005:
Name:
Position:
Company:
Contact Number:
Email:







Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"

Yahoo! Groups Links









________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 9        
   Date: Fri, 23 Sep 2005 08:41:57 -0000
   From: "irmec" <enda@uph.edu>
Subject: Re: Book Review

Bu Susan,

Saya pengen daftar untuk nonton book review dong.


Cheer
Enda D. Layuk Allo



> This book is about the future, not the past. It structures current
> emerging best practices in supply chain management into five core
> disciplines:

> 1.         View your supply chain as a strategic asset
> 2.         Develop and end-to-end process architecture
> 3.         Design your organization for performance
> 4.         Build the right collaborative model
> 5.         Use metrics to drive business success






________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 10       
   Date: Fri, 23 Sep 2005 15:58:16 +0700
   From: "Mahendra Rianto" <mahendra@gotranslogistics.com>
Subject: RE: Book Review

Saya daftar dong Susan....

Tks n rgds,
Mahendra R

  _____ 

From: indo_logistician@yahoogroups.com
[mailto:indo_logistician@yahoogroups.com] On Behalf Of susan
Sent: 23 September 2005 15:31
To: Indo_logistician@yahoogroups.com
Subject: [ALI] Book Review
Importance: High



Dear ALIers,

Kami masih membuka pendaftaran untuk Book review.
jangan sampai terlewatkan acara ini. Daftarkan diri Anda sekarang
juga...!!!!

Peserta yang sudah mendaftar:
1.      Ahmad Nur Satria
2.      Eber Silalahi dari PT Agung Raya
3.      Antoni Tampubolon dari PT SUI
4.      Meidi
5.      Bambang Sakti dari PT Skha Consulting
6.      Bogi Aditya dari PT Skha Consulting
7.      Yuliawan Suryadi dari PT Skha Consulting
8.      Agus Julianto dari PT Coca-Cola Bottling Indonesia
9.      Pryanggo Sidharta, PT. YCH Indonesia
10.   Setijadi, Widyatama University
11.   Didi Teguh Pribadi, Widyatama University
12.   Tito Gunawan, Honda motor


Regards,
susan


Asosiasi Logistik Indonesia in cooperation with Yayasan Pendidikan
Logistik (YPL) cordially invite you to a Book Review on

Strategic Supply Chain Management
The 5 Disciplines for Top Performance

Author:
Shoshanah Cohen & Joseph Roussel

Will be led by experienced business practitioners:

Andy Ilham Said - ALI Board, LPPM
Soerjo Winarto - PT. Sayap Mas Utama
Suryani Ng - PT. Sayap Mas Utama

Schedule:
Wednesday, September 28, 2005
19.00 - 21.00pm

Venue:
LP2T-Logistik
Ged. BULOG II. 4th Floor
Jl.Kuningan Timur I Blok M2 No. 5
Jakarta Selatan

Contribution Fee:
Rp. 75,000 per person

RSVP:
Chrissa / Susan
Phone. 021- 521 0294, 021 - 9278 7097
Email: chrissa@ali.web.id


BRIEF OF BOOK

Strategic Supply Chain Management
The 5 Disciplines for Top Performance
            Shoshanah Cohen & Joseph Roussel

Product Details:

ISBN 0-07-143217-5 (Hardcover: alk.paper)
Copyright 2005 by The McGraw-Hill Companies, Inc.


ABOUT THE BOOK

Strategic Supply Chain Management, The 5 Disciplines for Top Performance

This book is about the future, not the past. It structures current
emerging best practices in supply chain management into five core
disciplines:

1.         View your supply chain as a strategic asset
2.         Develop and end-to-end process architecture
3.         Design your organization for performance
4.         Build the right collaborative model
5.         Use metrics to drive business success

In doing so, it points to some of the emerging practices likely to
determine future competitiveness. 

"This book will serve as a timeless tool for those looking to transform
their organization's supply chain into a sustainable competitive
advantage", Jim Miller, Vice President, Operations, Cisco Systems


-------- CONFIRMATION --------------------------- (cut here and send by
return email to chrissa@ali.web.id)
I am interested in attending ALI Book Review, September 28, 2005:
Name:
Position:
Company:
Contact Number:
Email:







Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"

Yahoo! Groups Links









Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri
logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




  _____ 

YAHOO! GROUPS LINKS


     
*      Visit your group "indo_logistician
<http://groups.yahoo.com/group/indo_logistician> " on the web.
 

*      To unsubscribe from this group, send an email to:
indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com
<mailto:indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com?subject=Unsubscribe
>
 

*      Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
Service
<http://docs.yahoo.com/info/terms/> .


  _____ 




[Non-text portions of this message have been removed]



________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 11       
   Date: Fri, 23 Sep 2005 02:16:24 -0700 (PDT)
   From: Didi Azhari <didi_azhari@yahoo.com>
Subject: Re: Re-Order Point dan Safety Stock dalam PPIC

Pak Rahmam,  Pak Ashrul dan Pak Erfan,

Terima kasih atas informasinya. Mungkin bisa saya rangkum bahwa,
sebenarnya posisi safety stock adalah kunci minimum ada di inventory
karena supaya dapat memenuhi permintaan pasar dan menghindari loss
customer atau short supply.

Safety stock tersebut diperoleh atas persetujuan oleh marketing, sales,
production, logisics dan top management supaya ada tanggung jawab baik
dari demand maupun supply.

Berarti sebenarnya kunci semua ini apakah kita dapat mengambil resiko
untuk menerapkan inventory diatas safety stock.. karena disini letaknya
demand vs supply. Supply Chain akan ditekan dengan nilai inventory dari
value sampai inventory days.. dan demand akan di tekan oleh sales
target, customer satisfaction dan sebagai.

Untuk re-order quantity, saya akan lihat dari sisi rumusannya dimana SS
+ lead time quantity sebagai acuan.. dan  juga tergantung industri kita.
dan perencanaan produksi = SS + Order - Inventory ..


Info dari rekan-rekan sangat berarti buat saya, dan input ini akan saya
diskusikan ke rapat manajemen saya.

Terima kasih atas sharing informasi dan pengalaman. Mungkin rekan-rekan
yang lain punya pendapat juga, saya sangat berterima kasih juga
andaikata dapat di share.

thanks didi.




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]



________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 12       
   Date: Fri, 23 Sep 2005 17:48:16 +0700
   From: "widiyanto" <widi0101@plasa.com>
Subject: Re: Book Review

Ikutan daftar ya:

1. Widiyanto, PT DKSH Healthcare
2. Eko Sudiartono, PT DKSH Healthcare

Maturnuwun.


On Fri, 23 Sep 2005 15:58:16 +0700
  "Mahendra Rianto" <mahendra@gotranslogistics.com> wrote:
> Saya daftar dong Susan....
>
> Tks n rgds,
> Mahendra R
>
>  _____ 
>
>From: indo_logistician@yahoogroups.com
> [mailto:indo_logistician@yahoogroups.com] On Behalf Of
>susan
> Sent: 23 September 2005 15:31
> To: Indo_logistician@yahoogroups.com
> Subject: [ALI] Book Review
> Importance: High
>
>
>
> Dear ALIers,
>
> Kami masih membuka pendaftaran untuk Book review.
> jangan sampai terlewatkan acara ini. Daftarkan diri Anda
>sekarang
> juga...!!!!
>
> Peserta yang sudah mendaftar:
> 1.      Ahmad Nur Satria
> 2.      Eber Silalahi dari PT Agung Raya
> 3.      Antoni Tampubolon dari PT SUI
> 4.      Meidi
> 5.      Bambang Sakti dari PT Skha Consulting
> 6.      Bogi Aditya dari PT Skha Consulting
> 7.      Yuliawan Suryadi dari PT Skha Consulting
> 8.      Agus Julianto dari PT Coca-Cola Bottling
>Indonesia
> 9.      Pryanggo Sidharta, PT. YCH Indonesia
> 10.   Setijadi, Widyatama University
> 11.   Didi Teguh Pribadi, Widyatama University
> 12.   Tito Gunawan, Honda motor
>
>
> Regards,
> susan
>
>
> Asosiasi Logistik Indonesia in cooperation with Yayasan
>Pendidikan
> Logistik (YPL) cordially invite you to a Book Review on
>
> Strategic Supply Chain Management
> The 5 Disciplines for Top Performance
>
> Author:
> Shoshanah Cohen & Joseph Roussel
>
> Will be led by experienced business practitioners:
>
> Andy Ilham Said - ALI Board, LPPM
> Soerjo Winarto - PT. Sayap Mas Utama
> Suryani Ng - PT. Sayap Mas Utama
>
> Schedule:
> Wednesday, September 28, 2005
> 19.00 - 21.00pm
>
> Venue:
> LP2T-Logistik
> Ged. BULOG II. 4th Floor
> Jl.Kuningan Timur I Blok M2 No. 5
> Jakarta Selatan
>
> Contribution Fee:
> Rp. 75,000 per person
>
> RSVP:
> Chrissa / Susan
> Phone. 021- 521 0294, 021 - 9278 7097
> Email: chrissa@ali.web.id
>
>
> BRIEF OF BOOK
>
> Strategic Supply Chain Management
> The 5 Disciplines for Top Performance
>            Shoshanah Cohen & Joseph Roussel
>
> Product Details:
>
> ISBN 0-07-143217-5 (Hardcover: alk.paper)
> Copyright 2005 by The McGraw-Hill Companies, Inc.
>
>
> ABOUT THE BOOK
>
> Strategic Supply Chain Management, The 5 Disciplines for
>Top Performance
>
> This book is about the future, not the past. It
>structures current
> emerging best practices in supply chain management into
>five core
> disciplines:
>
> 1.         View your supply chain as a strategic asset
> 2.         Develop and end-to-end process architecture
> 3.         Design your organization for performance
> 4.         Build the right collaborative model
> 5.         Use metrics to drive business success
>
> In doing so, it points to some of the emerging practices
>likely to
> determine future competitiveness. 
>
> "This book will serve as a timeless tool for those
>looking to transform
> their organization's supply chain into a sustainable
>competitive
> advantage", Jim Miller, Vice President, Operations,
>Cisco Systems
>
>
> -------- CONFIRMATION --------------------------- (cut
>here and send by
> return email to chrissa@ali.web.id)
> I am interested in attending ALI Book Review, September
>28, 2005:
> Name:
> Position:
> Company:
> Contact Number:
> Email:
>
>
>
>
>
>
>
> Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan
>kualitas SDM
> Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah
>komunikasi
> industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id
>
> "Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan
>kualitas SDM
> Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah
>komunikasi industri
> logistik di Indonesia" www.ali.web.id
>
> "Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"
>
>
>
>
>  _____ 
>
> YAHOO! GROUPS LINKS
>
>
>      
> *      Visit your group "indo_logistician
> <http://groups.yahoo.com/group/indo_logistician> " on
>the web.

>
> *      To unsubscribe from this group, send an email to:
> indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com
>
<mailto:indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com?subject=Unsubscribe
>

>
> *      Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo!
>Terms of Service
> <http://docs.yahoo.com/info/terms/> .
>
>
>  _____ 
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
>
> Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan
>kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan
>sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia"
>www.ali.web.id
>
> "Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>

========================================================================
================
Semarakkan Ulang Tahun Kemerdekaan RI dengan mengikuti TelkomNet Netkuis
17-an
Dari 17-08-2005 s.d 17-09-2005. Dan dapatkan hadiahnya..!! hanya di
http://netkuis.telkom.net
========================================================================
================


________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 13       
   Date: Fri, 23 Sep 2005 17:56:29 +0700
   From: "Hadi Kuncoro" <hadi@samudera-chemlog.com>
Subject: Re: Book Review

susan

daftar yah

salam
hadi
----- Original Message -----
From: "widiyanto" <widi0101@plasa.com>
To: <indo_logistician@yahoogroups.com>
Sent: Friday, September 23, 2005 5:48 PM
Subject: Re: [ALI] Book Review


> Ikutan daftar ya:
>
> 1. Widiyanto, PT DKSH Healthcare
> 2. Eko Sudiartono, PT DKSH Healthcare
>
> Maturnuwun.
>
>
> On Fri, 23 Sep 2005 15:58:16 +0700
>  "Mahendra Rianto" <mahendra@gotranslogistics.com> wrote:
>> Saya daftar dong Susan....
>>
>> Tks n rgds,
>> Mahendra R
>>
>>  _____
>>
>>From: indo_logistician@yahoogroups.com
>> [mailto:indo_logistician@yahoogroups.com] On Behalf Of
>>susan
>> Sent: 23 September 2005 15:31
>> To: Indo_logistician@yahoogroups.com
>> Subject: [ALI] Book Review
>> Importance: High
>>
>>
>>
>> Dear ALIers,
>>
>> Kami masih membuka pendaftaran untuk Book review.
>> jangan sampai terlewatkan acara ini. Daftarkan diri Anda
>>sekarang
>> juga...!!!!
>>
>> Peserta yang sudah mendaftar:
>> 1.      Ahmad Nur Satria
>> 2.      Eber Silalahi dari PT Agung Raya
>> 3.      Antoni Tampubolon dari PT SUI
>> 4.      Meidi
>> 5.      Bambang Sakti dari PT Skha Consulting
>> 6.      Bogi Aditya dari PT Skha Consulting
>> 7.      Yuliawan Suryadi dari PT Skha Consulting
>> 8.      Agus Julianto dari PT Coca-Cola Bottling
>>Indonesia
>> 9.      Pryanggo Sidharta, PT. YCH Indonesia
>> 10.   Setijadi, Widyatama University
>> 11.   Didi Teguh Pribadi, Widyatama University
>> 12.   Tito Gunawan, Honda motor
>>
>>
>> Regards,
>> susan
>>
>>
>> Asosiasi Logistik Indonesia in cooperation with Yayasan
>>Pendidikan
>> Logistik (YPL) cordially invite you to a Book Review on
>>
>> Strategic Supply Chain Management
>> The 5 Disciplines for Top Performance
>>
>> Author:
>> Shoshanah Cohen & Joseph Roussel
>>
>> Will be led by experienced business practitioners:
>>
>> Andy Ilham Said - ALI Board, LPPM
>> Soerjo Winarto - PT. Sayap Mas Utama
>> Suryani Ng - PT. Sayap Mas Utama
>>
>> Schedule:
>> Wednesday, September 28, 2005
>> 19.00 - 21.00pm
>>
>> Venue:
>> LP2T-Logistik
>> Ged. BULOG II. 4th Floor
>> Jl.Kuningan Timur I Blok M2 No. 5
>> Jakarta Selatan
>>
>> Contribution Fee:
>> Rp. 75,000 per person
>>
>> RSVP:
>> Chrissa / Susan
>> Phone. 021- 521 0294, 021 - 9278 7097
>> Email: chrissa@ali.web.id
>>
>>
>> BRIEF OF BOOK
>>
>> Strategic Supply Chain Management
>> The 5 Disciplines for Top Performance
>>            Shoshanah Cohen & Joseph Roussel
>>
>> Product Details:
>>
>> ISBN 0-07-143217-5 (Hardcover: alk.paper)
>> Copyright 2005 by The McGraw-Hill Companies, Inc.
>>
>>
>> ABOUT THE BOOK
>>
>> Strategic Supply Chain Management, The 5 Disciplines for
>>Top Performance
>>
>> This book is about the future, not the past. It
>>structures current
>> emerging best practices in supply chain management into
>>five core
>> disciplines:
>>
>> 1.         View your supply chain as a strategic asset
>> 2.         Develop and end-to-end process architecture
>> 3.         Design your organization for performance
>> 4.         Build the right collaborative model
>> 5.         Use metrics to drive business success
>>
>> In doing so, it points to some of the emerging practices
>>likely to
>> determine future competitiveness.
>>
>> "This book will serve as a timeless tool for those
>>looking to transform
>> their organization's supply chain into a sustainable
>>competitive
>> advantage", Jim Miller, Vice President, Operations,
>>Cisco Systems
>>
>>
>> -------- CONFIRMATION --------------------------- (cut
>>here and send by
>> return email to chrissa@ali.web.id)
>> I am interested in attending ALI Book Review, September
>>28, 2005:
>> Name:
>> Position:
>> Company:
>> Contact Number:
>> Email:
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan
>>kualitas SDM
>> Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah
>>komunikasi
>> industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id
>>
>> "Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"
>>
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan
>>kualitas SDM
>> Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah
>>komunikasi industri
>> logistik di Indonesia" www.ali.web.id
>>
>> "Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"
>>
>>
>>
>>
>>  _____
>>
>> YAHOO! GROUPS LINKS
>>
>>
>>
>> * Visit your group "indo_logistician
>> <http://groups.yahoo.com/group/indo_logistician> " on
>>the web.
>>
>>
>> * To unsubscribe from this group, send an email to:
>> indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com
>>
<mailto:indo_logistician-unsubscribe@yahoogroups.com?subject=Unsubscribe
>
>>
>>
>> * Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo!
>>Terms of Service
>> <http://docs.yahoo.com/info/terms/> .
>>
>>
>>  _____
>>
>>
>>
>>
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
>>
>>
>> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
>>
>> Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan
>>kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan
>>sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia"
>>www.ali.web.id
>>
>> "Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"
>>
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>
>
========================================================================
================
> Semarakkan Ulang Tahun Kemerdekaan RI dengan mengikuti TelkomNet
Netkuis
> 17-an
> Dari 17-08-2005 s.d 17-09-2005. Dan dapatkan hadiahnya..!! hanya di
> http://netkuis.telkom.net
>
========================================================================
================
>
>
>
> Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
> Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri
> logistik di Indonesia" www.ali.web.id
>
> "Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>



________________________________________________________________________
________________________________________________________________________


Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM
Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi
industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links




------------------------------------------------------------------------






Asosiasi Logistik Indonesia [ALI]: "turut meningkatkan kualitas SDM Indonesia di bidang profesi logistik dan sebagai wadah komunikasi industri logistik di Indonesia" www.ali.web.id

"Friends of ALI are: Cipta Mapan Logistics"




SPONSORED LINKS
Business finance training Supply chain logistics management Business finance course
Business finance online course Business finance class Business finance degree online


YAHOO! GROUPS LINKS




Google